Laporkan Masalah

Hubngan Indonesia Malaysia (Keberadaan Tenaga Kerja Indonesia Di Malaysia)

RUSTIANA,

1999 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang melatar belakangi penguatan hubungan aliansi keamanan Jepang-AS pasca-perang dingin. Ancaman dari negara-negara di kawasan seperti peningkatan kemampuan pertahanan Cina, aktualisasi penggunaan kemampuan senjata nuklir Korea Utara, ancaman terorisme, dan dukungan dari opini publik atau media Jepang memberi kontribusi terhadap penguatan hubungan aliansi keamanan tersebut. Dalam menyusun penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif analisis. Peneliti mengumpulkan semua informasi yang berkaitan dengan fenomena yang diteliti melalui studi pustaka dengan cara membaca dan mempelajari buku, literatur, media massa, internet, dan penelitian pihak lain yang mempunyai relevansi dengan obyek penelitian. Dalam memahami hubungan aliansi yang terjalin di antara Jepang dan AS, peneliti akan menggunakan landasan konseptual aliansi untuk melihat bagaimana aliansi Jepang-AS dapat terbentuk pada era perang dingin dan kelanjutan hubungan aliansi Jepang-AS pasca-perang dingin. Persepsi ancaman juga digunakan oleh peneliti untuk menjelaskan bagaimana hubungan aliansi kedua negara masih bisa bertahan meski perang dingin telah berakhir. Tujuan dari pembentukan aliansi adalah untuk menciptakan suatu perimbangan dalam rangka melawan koalisi atau kekuatan lain demi mempertahankan keamanan dan stabilitas. Selain itu, peneliti juga melihat bahwa aliansi ini juga berperan sebagai pencegah (deterrence) dalam melakukan tindakan agresif sehingga bertujuan sebagai war prevention. Pasca-perang dingin aliansi keamanan Jepang-AS mengalami perluasan dan masih mendapatkan relevansinya meski perang dingin telah berakhir. Hal ini terlihat dalam perubahan peran yang dimainkan oleh Jepang yang awalnya lebih banyak berkontribusi dalam bidang finansial selama era perang dingin, namun sejak pasca-perang dingin Jepang mulai memainkan peran yang lebih aktif dalam aliansinya dengan melakukan perubahan peran terhadap pasukan militernya atau yang lebih dikenal dengan sebutan SDF. Kata Kunci : Aliansi, Aliansi Keamanan.

Kata Kunci : Hubungan Indonesia Malaysia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.