Normalisasi Hubungan Diplomatik RRC-RI, Ditinjau dari Perspektif RRC (1978-1990)
CHANDRA, Anna Lusia Kartika, Anna Lusia Kartika Chandra
1996 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPermasalahan publik juga menjadi permasalahan pemerintah. Rendahnya tingkat ekonomi dan pendidikan masyarakat mendorong mereka untuk melakukan perambahan terhadap lahan yang menjadi milik negara. Hal ini diperparah lagi oleh ketidakkonsistenan instansi‐instansi pemerintah dalam melakukan implementasi kebijakan. Masalah dan kepentingan stakeholders perlu diakomodasi dalam kebijakan sehingga penulis melakukan analisis kebijakan dengan pertanyaan penelitian: bagaimanakah formulasi kebijakan ruang terbuka hijau yang partisipatif di Kota Kupang? Penelitian ini menggunakan konsep agenda setting, formulasi kebijakan partisipatif dan pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian adalah kualitatif. Informan ditentukan sesuai dengan kriteria menurut tujuan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari fakta di lapangan dan analisis yang dilakukan penulis maka didapatkan jawaban penelitian: Menetapkan RTH Sasando tetap sebagai RTH, memberi status RTH private kepada para okupan dengan status tanah yang legal sesuai dengan ketentuan, membuat taman kota di lingkungan RTH dengan mengandeng pengusaha swasta dalam pembangunannya serta menyediakan ruang usaha didalamnya khusus bagi warga sekitar, pembuatan sarana prasarana yang mendukung RTH. Kata Kunci: Kebijakan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan.
Kata Kunci : Hubungan Internasional, RRC