Laporkan Masalah

Intervensi Rusia Di Azerbaijan Paska Jatuhnya Uni Soviet

DETI Kusmalawati,

1998 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa bagaimana negara kecil seperti Singapura yang mempunyai kendala dengan keterbatasan baik secara geografis, demografis dan ketiadaan sumber kekayaan alam dapat mengubah kendala tersebut melalui penerapan kebijakan strategi Total Defence dan Revolution in Military Affairs menjadi suatu keuntungan yang strategis. Singapura mampu mengatasi berbagai macam ancaman yang terjadi baik itu berupa ancaman simetric dan asymetric yang akan menyerang negara tersebut dengan menggunakan strategi Total Defence dan konsep Revolutionary in Military Affairs yang mereka adopsi dari Israel. Konsep Revolution in Military Affairs diterapkan oleh Singapura sebagai upaya untuk menghadapi tekanan kekuatan negara-negara di kawasan regional. Dalam mengatasi tekanan tersebut Singapura membangun kemampuan pertahanan nasional seimbang dan bersinergi dengan partner strategis dari luar yang menjamin keamanan Singapura secara efektif baik pada masa perang dingin maupun sesudahnya. Meskipun demikian pada akhir-akhir ini dengan berubahnya paradigma global, terutama disebabkan oleh globalisasi dan berkurangnya penggunaan hard power di berbagai kawasan, ada penekanan baru pada penggunaan soft power. Walaupun demikian, keyakinan pada pendekatan hard power tidak bisa begitu saja dikesampingkan, dengan kekuatan militer dan ekonomi yang kuat dilengkapi oleh kontrol internal yang kuat terhadap sistem politik dalam negeri tetap menjadi pilar kebijaksanaan pertahanan Singapura. Strategi Total Defence dilakukan sebagai upaya diplomasi dan pencegahan. Strategi Total Defence sendiri mempunyai lima elemen dasar yaitu: pertahanan militer, pertahanan sipil, pertahanan ekonomi, pertahanan di bidang sosial, dan pertahanan psikologis. Trend kebijakan pertahanan Singapura selalu mengikuti dinamika ekonomi, politik dan keamanan yang terjadi di kawasan sekitar negara tersebut dengan tetap menjaga hubungan baik dengan negara-negara sesama anggota ASEAN maupun dengan negara di luar kawasan Asia Tenggara. Kata kunci : Revolution in Military Affairs, Total Defence, Kepentingan Nasional Singapura.

Kata Kunci : Intervensi Rusia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.