Gagasan Realisme Politik dalam Menangani Persoalan Lingkungan Hidup
PARHAS, Yan,
1997 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalRealita kompetisi elektoral selalu menyajikan berbagai warna kontestasi serta dinamika yang berbeda. Dalam berbagai kontestasi elektoral ada begitu banyak pendekatan yang digunakan oleh para kandidat untuk memenangkan proses kontestasi elektoral yang ada. Baik pada tingkatan nasional maupun pada tingkatan daerah atau lokal. Ada begitu banyak pendekatan yang digunakan oleh para kandidat untuk memenangkan proses elektoral yang ada. Dari berbagai bentuk itu misalnya ada pendekatan patron-klien dan pendekatan modalitas. Namun, sejak runtuhnya rezim orde baru, pendekatan modalitas merupakan salah satu pendekatan yang sangat sering digunakan oleh setiap kandidat politik untuk memenangkan sebuah kompetisi elektoral. Pendekatan modalitas sendiri merupakan sebuah model pemenangan kompetisi elektoral dengan berbasiskan pada modalitas yang dimiliki oleh kandidat atau peserta kontestasi. Secara umum, modalitas ini terdiri atas 3 (tiga) bagian besar; pertama; political capital (modal politik), kedua; social capital (modal sosial) dan ketiga; economic capital (modal ekonomi). Dalam ilmu politik, ketiga modalitas ini merupakan hal-hal fundamental yang dapat dikembangkan oleh setiap kandidat untuk maju dan bertarung dalam sebuah kontestasi politik. Mengapa demikian? Modalitas adalah hal-hal mendasar yang menjadi basis keunggulan bagi para calon legislatif untuk memenangkan sebuah proses pemilihan umum. Dalam berbagai bentuk kontestasi elektoral baik pemilihan umum maupun pemilihan kepada daerah atau pemilihan presiden, basis-basis unggulan atau modalitas merupakan prasyarat yang tidak dapat dihindari untuk memenangkan sebuah kontestasi politik. Modalitas merupakan tuntutan-tuntutan politik yang harus dipenuhi oleh setiap kontestan dalam berbagai kompetisi elektoral di mana kepemilikan modalitas menjadi langkah awal dan modal bagi terbentuknya sebuah strategi yang tepat bagi kandidat untuk maju dan memenangkan proses elektoral. Seperti yang diungkapkan oleh Pierre Bourdieu dan Kacung Marijan, besarnya kepemilikan modalitas akan sejalan dengan kemudahan bagi setiap kandidat politik untuk memenangkan kompetisi elektoral. Semakin banyak modalitas yang dimiliki, maka semakin mudah bagi setiap kandidat politik untuk memenangkan kompetisi elektoral. Kemudian sejalan dengan pengertian dan pemahaman akan esensi dari modalitas, kepemilikan modalitas merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh kaum perempuan untuk terlibat dalam dunia politik maupun saat terjun dalam sebuah kompetisi elektoral. Pada pemilu 2009 misalnya, kepemilikan modalitas merupakan salah satu permasalahan utama yang dialami oleh kandidat atau calon legislatif (caleg) perempuan. Seperti yang dialami oleh Hartini saat maju dan mencalonkan diri sebagai caleg pada Pemilu 2009 di Kabupaten Manggarai. Sebagai seorang caleg perempuan Hartini memiliki keterbatasan dalam kepemilikan modalitas. Namun menjadi menarik kemudian, karena dengan kepemilikan modalitas yang sangat terbatas, Hartini justru mampu memenangkan proses pemilihan yang ada dan mampu terpilih sebagai anggota DPRD Manggarai. Berkat kepemilikan modal sosial dan human capital yang seadanya, Hartini mampu mendominasi dan memenangkan kompetisi elektoral yang berlangsung pada Pemilu 2009. Salah satu kunci kesuksesan Hartini untuk memenangkan Pemilu 2009 dengan kepemilikan modal yang begitu minim adalah dengan menerapkan strategi kapitalisasi modal sosial. Berkat proses kapitalisasi modalitas dalam proses kompetisi elektoral, Hartini kemudian mampu menang dan terpilih pada Pemilu 2009. Sampai pada tahap ini, kapitalisasi menjadi sebuah jawaban yang tepat bagi setiap kandidat politik untuk memenangkan kompetisi elektoral yang ada. Bahwa dengan kemampuan untuk mengkapitalisasi modalitas, permasalahan keterbatasan modalitas bukan menjadi permasalahan bagi setiap kandidat politik untuk memenangkan sebuah kompetisi elektoral. Kata Kunci: Kompetisi Elektoral, Modalitas, Strategi Politik dan Kapitalisasi Modalitas
Kata Kunci : Lingkungan Hidup