Laporkan Masalah

Skema Perencanaan dan Implementasi Pembangunan Terpadu Pengembangan Kawasan Geopark Ciletuh

Bagus Wahyu Utomo, Susetiawan

2017 | Tesis | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

INTISARI Prinsip Industri inklusif dan berkesinambungan (Inclusive and sustainable industrial development, ISID) yang dikeluarkan oleh UNIDO seolah menjadi sebuah mandatori tersendiri bagi korporasi untuk menjalankan praktik corporate social responsibility.Perusahaan yang memiliki kepentingan global berupaya menjalankan prinsip tersebut dengan maksud agar produknya dapat diterima pasar global. Salah satu perusahaan yang terkena imbas mandatori tersebut adalah PT Bio Farma (Persero). Prinsip UNIDO tersebut menstimulasi PT Bio Farma (Persero) untuk melakukan kegiatan CSR untuk mendapatkan reputasi global. Dalam upayanya tersebut, PT Bio Farma (Persero) menggunakan konsep Geopark yang sedang menjadi isu menarik dalam konteks pengembangan wilayah. Isu global tersebut akhirnya digunakan PT Bio Farma (Persero) untuk tema pengembangann wilayah yang terangkum dalam sebuah praktik CSR. Geopark menjadi sebuah tema pengembangan wilayah di kawasan geopark Ciletuh. Praktik ini menjadi fenomena tersendiri karena pada perkembangannya konsep geopark yang diusung oleh PT Bio Farma (Persero) mengundang elemen pembangunan lain untuk berpartisipasi didalamnya. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah skema perencanaan dan implementasi pembangunan terpadu seperti apa yang digunakan dalam upaya pengembangan kawasan geopark Ciletuh. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Pencarian data dilakukan dengan wawancara, observasi langsung berdasarkan pengalaman peneliti, serta dari dokumen terkait lainnya. Lokasi penelitian dilakukan di wilayah Desa Tamanjaya yang menjadi objek sasaran CSR perusahaan. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, informan berasal dari unsur perusahaan, pemerintah, dan warga lokal. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mencari jawaban atas pertanyaan penelitian tersebut. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa ide awal pengembangan kawasan geopark yang melibatkan banyak aktor pembangunan di kawasan Ciletuh berasal dari PT Bio Farma (Persero). Ide tersebut didapatkan melalui konsep global dari UNESCO yang dikomodifikasi agar menjadi sebuah ciri khas tersendiri bagi PT Bio Farma (Persero). Perencanaan skema pengembangan yang melibatkan banyak aktor ini bersifat terpadu karena PT Bio Farma (Persero) tampil dominan. Sementara dalam tataran implementasi, konsep community based development tidak sepenuhnya dapat dijalankan secara optimal oleh PT Bio Farma (Persero) karena faktor keterbatasan waktu mereka untuk mencapai target yakni pada tahun 2017 kawasan geopark Ciletuh diakui secara global oleh UNESCO. Kata Kunci : Industri inklusif, skema pembangunan terpadu, community based development

Kata Kunci : Modal Sosial; Corporate Social Responsibility


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.