Laporkan Masalah

Konstruksi Sosial Pemikiran Politik Sukarno tentang Nation and Character Building

Trio Dharma Kristo Rosolemba , Amalinda Savirani

2017 | Tesis | Politik dan Pemerintahan

ABSTRAKSI Kajian ini adalah tentang pemikiran politik. Secara spesifik pemikiran politik yang dipilih adalah pemikiran politik Sukarno tentang nation and character building (NCB). Pertanyaan utama yang ingin dijawab melalui kajian “Bagaimana Konstruksi Sosial Pemikiran Politik Sukarno tentang Nation and Character Building ?” Pertanyaan penelitian tersebut didukung beberapa sub-pertanyaan, 1). Dari mana Sukarno mendapatkan ide tentang gagasan NCB ? 2). Mengapa Sukarno perlu merumuskan gagasan NCB dan apa yang dimaksudnya dengan NCB ? 3). Bagaimana Sukarno menggunakan gagasan NCB sebagai upaya membangun tatanan bangsa ? Untuk menjawab pertanyaan - pertanyaan tadi penulis menggunakan teori konstruksi sosial atas realitas (The Social Construction of Reality) karya Peter L. Berger dan Thomas Luckmann sebagai alat analisa. Premis utama teori ini adalah Society is a human product. Society is an objective reality. Man is Social Product. Artinya Manusia sebagai aktor yang kreatif menciptakan realitas sosialnya dan pada saat yang sama realitas sosial tersebut membentuk manusia itu kembali. Proses itu berlangsung melalui tiga momen dialektis, simultan, dan tidak terpisah yakni internalisasi, obyektivasi dan eksternalisasi. Momen Internalisasi adalah penyerapan kembali dunia objektif (realitas objektif) ke dalam kesadaran subyektif individu. Prosesnya terjadi melalui perjumpaan dan peran orang-orang berpengaruh (the significant other). Melalui perjumpaan dan peran the significant other benih-benih NCB itu muncul. Momen Objektivasi adalah hasil yang telah dicapai baik mental maupun fisik dari kegiatan eksternalisasi. Dalam kajian obyektivasi menunjuk pada realitas Imperialisme dan Kolonialisme. Menghadapi realitas yang ada, manusia baik sebagai kelompok maupun individu berupaya memanifestasikan dirinya. Pada titik ini, benih-benih NCB yang terinternalisasi dikonseptualisasikan oleh Sukarno sebagai gagasan NCB. Momen Eksternalisasi, usaha pencurahan diri manusia ke tempat dimana dia berada baik fisik maupun mental. Dalam kajian ini pencurahan diri itu dimaknai sebagai upaya Sukarno dengan menggunakan gagasan NCB mendobrak realitas Imperialisme dan Kolonialisme dan membentuk tatanan baru bangsa Indonesia Akhirnya, dengan menggunakan metode analisis teks disimpulkan bahwa pemikiran politik Sukarno tentang NCB merupakan hasil konstruksi sosial yang berlangsung secara dialektis antara individu Sukarno dengan realitas yang ada, sekaligus dengan pemikiran NCB itu Sukarno berupaya membentuk realitas baru bangsa Indonesia, menjadi bangsa yang mandiri; berdikari.

Kata Kunci : Ilmu Politik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.