Pelanggaran Hak Asasi Perempuan di Nanggroe Aceh Darussalam Pasca Penetapan Otonomi Khusus Tahun 1999:(Tinjauan Konvensi Cedaw terhadap Pelaksanaan Hukum Syariah)
Meira Marianti, Samsu Rizal Panggabean
2015 | Tesis | Ilmu Hubungan InternasionalINTISARI Tesis ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena yang terjadi dibalik pelanggaran hak asasi perempuan Aceh pasca penerbitan peraturan-peraturan daerah. Peraturan daerah yang dibuat merupakan aturan untuk menciptakan kekuatan posisional melalui simbol-simbol Islam. Simbol ini muncul dan menguat seiring dengan semakin banyaknya perempuan yang mengikuti peran yang ditentukan dalam aturan yang dibentuk pasca otonomi. Adanya politisasi tubuh perempuan oleh aktor sosial demi kepentingan pihak tertentu membuat posisi perempuan sangat rentan. Kata Kunci: otonomi khusus, CEDAW, Syariah, Pelanggaran hak asasi
Kata Kunci : Hak Asasi; Perempuan