Becoming Citizens: Praktik Pedagang Pasar Terong dalam Implementasi Konsepsi Kewargaan
Zulhajar , Miftah Adhi Ikhsanto
2016 | Tesis | Politik dan PemerintahanINTISARI Fokus Penelitian ini ditujukan untuk melacak sudut pandang dan praktik Citizens dari warga negara itu sendiri dalam hal ini pedagang Pasar Terong. bagaimana makna kewargaan yang dibentuk oleh praktek individual maupun secara kolektif melalui organisasi pedagang yaitu ‘SaDAR’. Penelitian mencoba menjawab pertanyaan: Bagaimana Konstruksi Makna Warga Negara oleh pedagang pasar Terong yang tergabung dalam Organisasi ‘Komunitas Pedagang Pasar Terong’ (SaDAR) Kota Makassar? Untuk melihat implementasi praktik kewargaan pedagang berdasarkan konsepsi citizenship, Penelitian ini menggunakan tiga perspektif teoritis citizenship atau modeling yang dirumuskan oleh Ronald Beiner (1995) yaitu Libertarian, Komunitarian dan Civic Republikan citizenship. Selain itu, sebagai bahan perbandingan untuk melihat kecenderungan karakteristik citizenship oleh pedagang berdasarkan tiga perspektif, penelitian ini juga menggunakan rumusan dari Jorgen G Anderson dan Jens Hoff (2001), yaitu perbandingan dimensi hak, partisipasi dan identitas. Metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus- tipe deskriptif- eksplantori merupakan pilihan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa pedagang pasar terong membangun praktik kewargaan khas. Pedagang bekerjasama dengan komunitas atau kelompok masyarakat sipil lainnya, membangun identitas melalui organisasi pedagang yaitu SaDAR, maupun membangun solidaritas kewargaan melalui kekuatan komunitas yang dibentuk oleh ikatan primordial dan kelas. Beberapa praktik kewargaan tersebut terlihat pada beberapa momentum; aksi demontrasi, membangun relasi dengan media, membangun kepercayaan terhadap institusi hukum dan negara untuk mengubah kebijakan publik melalui proses dialogis. Praktik komunitarian terlihat pada upaya komunitas kecil pedagang menghadapi masalah. Praktik kewargaan pedagang pasar terong digambarkan melalui praktik ketika menghadapi persoalan baik diantara mereka sendiri, pemerintah atau Perusda Pasar Makassar raya, pihak swasta atau developer serta pihak lainnya. Penelitian ini kemudian mengambil kesimpulan bahwa konstruksi Kewargaan yang sedang dipraktekkan oleh pedagang Pasar Terong dalam hal ini pedagang yang tergabung dalam Organisasi ‘SaDAR’ bergerak diantara Konsepsi Kewargaan Komunitarian dan Civic Republikan. Perspektif Communitarian dan Civic Republikan Citizenship cenderung dimaknai dan dipraktikkan oleh pedagang secara silih berganti atau secara bersamaan dalam satu momentum. Kata Kunci: Citizenship, Pedagang Pasar Terong, SaDAR, Civic Republican Citizenship, Comunitarian Citizenship, Libertarian Citizenship, Identitas, Hak, Partisipasi, Diskursus.
Kata Kunci : Pemberdayaan Pedagang Pasar