Kebijakan Luar Negeri Vietnam Pasca Perang Dingin(Diantara Rivalitas AS-Cina)
Nevy Rusmarina Dewi, Dafri Agussalim
2016 | Tesis | Ilmu Hubungan InternasionalINTISARI Tesis ini membahas mengenai analisis Kebijakan Luar Negeri Vietnam Pasca Perang Dingin (Diantara Rivalitas AS-Cina). Kebijakan luar negeri Vietnam mengalami perubahan dari saat Perang Dingin dengan waktu setelah perang tersebut berakhir. Hal ini berkaitan dengan ideologi komunis yang dianut oleh Vietnam. Perubahan tersebut baik dalam hubungan internasional secara umum maupun dalam hubungan bilateral terutama terhadap dua Negara yaitu Cina dan Amerika Serikat. Tujuan dari tesis ini untuk mengetahui mengapa kebijakan luar negeri Vietnam berubah pasca Perang Dingin terutama terhadap Cina – AS. Masalah ini cukup menarik karena Vietnam merupakan negara berideologi komunis yang masih bertahan sampai saat ini walaupun terjadi perubahan konstelasi dunia. Selain itu saat Perang Vietnam berlangsung, Vietnam memiliki hubungan yang harmonis dengan Cina dengan dinamika konflik yang terjadi diantara kedua negara sedangkan hubungannya dengan AS saling bermusuhan. Dalam tesis ini pendekatan teori yang digunakan adalah Rational Choice Theory dan The Shadow of the Future Theory.Metode yang digunakan dalam tesis ini adalah metode studi pustaka. Kesimpulan dari tesis ini bahwa Vietnam melakukan perubahan kebijakan luar negeri lebih terbuka karena mulai bersikap pragmatis, tidak lagi berdasar pada kesamaaan ideologi dalam menjalin hubungan dengan negara lain. Faktor utama yang mempengaruhi perubahan kebijakan adalah kepentingan politik dan ekonomi dalam negeri Vietnam. Vietnam tidak ingin mengasingkan diri terhadapa perubahan konstelasi dunia dan arus globalisasi. Kata kunci : Vietnam, perubahan, kebijakan luar negeri, Cina, Amerika Serikat, pasca perang dingin
Kata Kunci : Kebijakan Luar Negeri - Vietnam