Analisis Kapasitas Lembaga Pusat Pelatihan Masyarakat(PUSLATMAS) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
Kartika Puspitasari, Ely Susanto
2016 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikINTISARI Keberadaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi merupakan upaya Pemerintah untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat desa, yang salah satunya hendak dicapai melalui tugas fungsi dari Puslatmas sebagai salah satu lembaga eselon II yang baru terbentuk pada Kementerian tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keadaan yang nyata dari kapasitas lembaga Puslatmas melalui variabelvariabel pada level input dan output. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis data kualitatif, dengan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui kegiatan wawancara, obervasi dan studi dokumentasi. Informasi dipilah menjadi sajian data untuk selanjutnya disusun dan digunakan untuk menjelaskan variabel pada dua level, pada level input yakni sumber daya manusia, sumber daya fisik/infrastruktur dan sumber daya finansial. Sedangkan pada tingkat output variabelnya adalah pengaturan kelembagaan, kepemimpinan, pengetahuan dan akuntabilitas. Untuk menganalisis tiap-tiap variabel dipergunakan indikator-indikator operasional yang selanjutnya dikaitkan dengan teori-teori yang terkait dengan kapasitas kelembagaan Puslatmas. Hasil penelitian diperoleh pada level input kapasitas yang paling lemah adalah pada bagian sumber daya manusia. Kekurangan pegawai baik secara kualitas maupun kuantitas, juga struktur organisasi yang timpang, berdampak pada kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan pada level output. Sedangkan kapasitas sumber daya finansial, infrastruktur dan penggunaan teknologi sudah dapat mendukung kegiatan operasional lembaga. Pada level output, kapasitas lembaga yang melemah akibat dari input sumber daya manusia, adalah kepemimpinan dan pengaturan kelembagaan. Kelemahan pada kedua aspek tersebut menyebabkan adanya kebutuhan peningkatan kapasitas di level yang sama, yakni kapasitas pengetahuan. Adapun kapasitas lembaga dari aspek akuntabilitas dapat dikatakan telah dapat memadai. Dikarenakan belum semua unsur-unsur kapasitas lembaga pada level input dan output dapat berjalan dengan maksimal, maka kapasitas lembaga Puslatmas pada kedua level tersebut belum mampu menunjang pelaksanaan tugas fungsi yang efektif untuk menghasilkan outcome dan impact sebagai tujuan organisasi. Dengan demikian diperlukan usaha-usaha peningkatan kapasitas lembaga dalam usaha mencapai tujuan Kementerian, yakni terwujudnya pemberdayaan masyarakat. Kata kunci : kapasitas lembaga, Puslatmas, sumber daya, input, output.
Kata Kunci : Transmigrasi