Laporkan Masalah

Menyemai Wirausaha Muda Dikawasan Industri Ekstraktif:(Studi Program Corporate Social Responsibility Taruna Bangsa Usaha Exxon Mobil di Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro

Saipullah Hasan , Susetiawan

2015 | Tesis | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

Abstraks Upaya-upaya perusahaan untuk melibatkan sumberdaya manusia (SDM) sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sering kali terbentur pada kendala yang berupa kesenjangan antara spesifikasi dan kualitas SDM setempat dengan tuntutan kerja perusahaan. Kendala ini pula yang dihadapi oleh Exxon Mobil ketika merespons tuntutan masyarakat sekitar perusahaan, terutama dari kalangan pemudanya, untuk bekerja di perusahaan tersebut. Secara lebih spesifik, kendala yang dihadapi Exxon Mobil adalah jauhnya kesenjangan antara tingkat pendidikan SDM pemuda setempat dengan kualifikasi pendidikan yang dituntut oleh Exxon Mobil. Untuk tetap merespons tuntutan masyarakat, Exxon Mobil menempuh cara lain dengan menggulirkan program CSR yang bertujuan membidani kelahiran para wirausaha muda dari kalangan masyarakat. Program ini diberi nama Taruna Bangga Usaha (Tangguh). Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana strategi pendinamisan program CSR Tangguh itu berjalan mulai dari inisiasi, perencanaan, implementasi dan evaluasinya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menyajikan temuan-temuan bahwa siklus program CSR itu diawali dengan proses inisiasi program berupa kolaborasi antara perusahaan dan LSM Mercy Corps, lalu assessment permasalahan dan potensi ekonomi pemuda. Pendinamisan perencanaan program berupa kompetisi business plan, perencanaan mendirikan business centre dan koperasi. Teori pemberdayaan menjadi kerangka berpikir utama dalam menganalisis temuan di lapangan sesuai dengan fokus penelitian. Informan dalam penelitian ini adalah semua pihak yang terlibat dalam strategi pendinamisan program CSR Tangguh. Penelitian ini berlokasi di Desa Gayam, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. Dalam implementasi program ini,perusahaan bersama Mercy Corps mengadakan pelatihan pembuatan business plan, mendirikan business centre dan koperasi, pengelolaan konflik melahirkan wirausaha baru dan pemberian bantuan untuk memulai usaha dan mengembangkannya. Adapun evaluasi program dilaksanakan melalui kompetisi antar wirausaha dan koperasi pemuda. Lebih lanjut, setelah melalui pendinamisan siklus Program Tangguh ini, terlihatlah bagaimana para pemuda setempat menjadi lebih tanggap terhadap potensi ekonomi di sekitar mereka dan bagaimana mereka kemudian menjadikan wirausaha sebagai pilihan karier. Selain itu, terlihat pula bagaimana program Tangguh ini diarahkan untuk membuka akses kerja sama dengan sektor swasta serta membangun kapasitas koperasi agar siap menjawab kebutuhan wirausaha pemuda. Kata kunci : Pendinamisan, program CSR Tangguh, pemuda, wirausaha muda.

Kata Kunci : Kewirausahaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.