Laporkan Masalah

Hambatan Implementasi Konvensi BOM Curah pasa Konflik Rusia dan Georgia Tahun 2008

Yantina Debora Toy, Eric Hiarij

2015 | Tesis | Ilmu Hubungan Internasional

INTI SARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya pelanggaran konvensi bom curah dan hambatan yang menyebabkan sulitnya penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi pada konflik Rusia dan Georgia tahun 2008. Konflik Georgia dan Rusia berawal dari konflik yang terjadi dalam internal Georgia terkait Ossetia Selatan dan Abkhazia. Masalah internal kemudian berubah menjadi konflik antar Negara ketika Rusia memutuskan untuk terlibat dalam masalah tersebut. Penggunaan bom curah dalam konflik masih menjadi salah satu pemicu banyaknya korban dari pihak penduduk sipil. Bom curah digunakan oleh Georgia sebab untuk hanya Bom Curah yang dapat digunakan untuk melawan Rusia, dan Rusia sendiri menggunakan bom curah sebab biaya yang dikeluarkan lebih kecil dibandingkan dengan senjata lainnya. Selain itu, kurang efektifnya diplomasi kemanusiaan yang dilakukan oleh organisasi internasional menjadi salah satu penyebab dimana masih digunakannya bom curah. Pelanggaran yang terus dilakukan oleh negara dalam hal ini penggunaan bom curah dalam konflik Rusia dan Georgia tentunya perlu dilakukannya penegakan hukum. Dalam hukum humaniter sudah dijelaskan tentang senjata yang tidak boleh digunakan dan juga diperkuat dengan adanya konvensi bom curah. Penegakan hukum tentunya menjadi salah satu tindakan yang dapat diambil guna menegakkan konvensi bom curah. namun terdapat banyak kendala dalam penegakan hukum pada konflik Rusia dan Georgia dimana tidak terdapat sanksi bagi Rusia maupun Georgia. Hal ini tidak terlepas dari adanya politik dalam proses penegakan hukum tersebut oleh Negara-negara Besar serta Uni Eropa. Kata Kunci : Hukum Humaniter Internasional, Law Enforcement, Bom Curah.

Kata Kunci : Hukum Humaniter International; Hukum Internasional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.