Praktek Komunikasi Perusahaan:(Studi Praktek Komunikasi PT. INCO dalam Pengelolaan Konflik Pertambangan di Sorowako)
Febraswari Endah Asdhianti, Hermin Indah Wahyuni
2014 | Tesis | Ilmu KomunikasiINTISARI Kajian ini berusaha untuk memetakan praktek komunikasi yang dikembangkan oleh PT INCO dalam mengelola koflik pertambangan dengan masyarakat Sorowako. Dalam fenomena tersebut, agenda penelitian yang signifikan disini adalah melakukan kajian praktek komunikasi perusahaan yang dikembangkan untuk melakukan mitigasi konflik antara masyarakat lokal Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan dengan PT. INCO. Lebih lanjut, kajian akan mencoba memetakan korelasi antara praktek strategi komunikasi perusahaan dengan variasi sebab, dinamika, dan resolusi konflik.Dari pengamatan dan pengalaman empirik yang ada,konflik masyarakat lokal Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan dengan PT INCO disebabkan oleh faktor yang tidak bersifat unidemensional. Dalam ranah metodologi, kajian termasuk dalam kategori kajian kualitatif yang bertujuan memperoleh makna dan gambaran realitas yang kompleks, dan menemukan paradigma baru berdasarkan realitas sosial di lapangan. Dengan demikian, hasil kajian bersifat temuan terhadap dinamika dan perkembangan karakteristik kelompok dalam struktur sistem dan interaksi sosial masyarakat. Sumber data yang diperlukan dalam penelitian ini dibagi menjadi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan instrumen wawancara mendalam dan FGD. Data sekunder didapat dari berbagai arsip, dokumen, literatur, tulisan di media massa dan internet yang menunjukkan adanya informasi yang sama atau berbeda. Secara umum, kajian ini mempunyai sejumlah temuan antara lain: pertama, sumber konflik berasal dari perbenturan harapan masyarakat Sorowako dengan kapasitas PT INCO dalam mengelola tiga fenomena dasar, yaitu: fenomena akses tanah sebagai sumber konflik, fenomena kesempatan berusaha sebagai sumber konflik, fenomena afirmasi tenaga kerja lokal sebagai sumber konflik, serta fenomena program pemberdayaan perusahaan sebagai sumber konflik. Kedua, penyelesaian konflik dilakukan dengan menerapkan praktek strategi dialog yang berbasis pada konsep manajemen pemangku kepentingan manajemen dalam mengembangkan komunikasi perusahaan. Ketiga, Pasca dilakukan dialog secara periodik, mulai muncul sebuah kesepahaman sosial antara masyarakat Sorowako dengan PT INCO melalui adopsi terhadap nilai-nilai budaya dan adat lokal. Dari keseluruhan kajian, dapat disimpulkan bahwa PT INCO mengimplementasikan praktek komunikasi dengan strategi dialog yang berbasis pada manajemen pemangku kepentingan dalam proses pengelolaan konflik antara masyarakat Sorowako dengan PT INCO. Dalam lingkup operasional, implementasi praktek strategi dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni: (1) tahapan perekayasaan adat sebagai jalan masuk untuk mengembangkan interaksi yang positif dengan para pemangku kepentingan di Sorowako, (2) tahapan kedua dilakukan dengan mengontrak konsultan manajemen resiko untuk membangun dan mengembangkan instrumen komunikasi perusahaan yang baru dan berbasis pada logika adat, dan (3) tahapan pengembangan dialog antara masyarakat Sorowako dengan PT INCO. Kata kunci: Strategi Komunikasi Perusahaan, Dialog berbasis Manajemen Pemangku Kepentingan, Konflik Pertambangan.
Kata Kunci : Komunikasi