Laporkan Masalah

Diplomasi Ekonomi Jepang dalam Menghadapi Persaingan Industri Otomotif di Indonesia Tahun 2005-2013

Tita Florita Widayanti, Siti Daulah Khoiriati

2015 | Tesis | Ilmu Hubungan Internasional

Intisari Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai pasar industri otomotif yang potensial di kawasan Asia Tenggara. Oleh sebab itu, banyak perusahaan otomotif multinasional melakukan pengembangan di Indonesia. Dan, Jepang merupakan salah satu negara yang mengembangkan industri otomotifnya di Indonesia. Akan tetapi dengan banyaknya perusahaan otomotif multinasional di Indonesia maka Jepang harus siap bersaing dengan kompetitornya. Adapun kompetitor-kompetitor Jepang antara lain, Amerika Serikat, Korea, Malaysia, China, dan India. Penelitian ini menganalisa diplomasi ekonomi yang dijalankan oleh Jepang untuk melindungi kepentingan-kepentingannya dalam industri otomotif di Indonesia. Tujuan lain adalah untuk menyelamatkan pasar otomotif Jepang di Indonesia. Melalui IJEPA yang didalamnya terdapat beberapa hal yang menguntungkan industri otomotif Jepang. Dalam USDFS yang menjadi bagian dari perjanjian IJEPA bahan baku untuk industri otomotif yang masih di impor dari Jepang diberikan kebebasan bea masuk sebesar nol persen. Disisi lain, investasi Jepang di Indonesia meningkat setelah adanya kesepakatan tersebut. Seperti yang diketahui bahwa investasi terbesar Jepang di Indonesia bergerak pada sektor industri otomotif. Selain itu, kerjasama IJEPA didalamnya juga menyepakati tentang kerjasama peningkatan kapasitas. Yang mana kedua belah pihak membentuk MIDEC sebagai perantara untuk meningkatkan daya saing di masing-masing negara. Dalam pengembangan produknya, Jepang memproduksi mobil murah ramah lingkungan sebagai strategi produksi industri otomotifnya. Kata Kunci : Otomotif, IJEPA, Diplomasi Ekonomi, Low Cost Green Car.

Kata Kunci : Diplomasi Ekonomi - Jepang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.