Laporkan Masalah

Peran Bidang Humas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Manajemen Komunikasi Publik

Medi Trilaksono Dwi Abadi, Nunung Prajarto

2015 | Tesis | Ilmu Komunikasi

Intisari Kepolisian merupakan organisasi pemerintah yang salah fungsinya adalah sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat di Indonesia. Peran polisi sangat berat dalam melaksanakan fungsinya tersebut mengingat pelanggaran-pelanggaran hukum yang ditangani oleh polisi dari waktu kewaktu semakin meningkat. Dalam kondisi tersebut profesionalitas polisi harus lebih ditingkatkan demi menjaga nama baik Polisi di mata masyarakat. Mengingat banyaknya komitmen pemerintah untuk lebih menstabilkan kondisi Bangsa Indonesia dalam berbagai masalah pelanggaran hukum seperti pembasmian terorisme, ungkap kasus narkoba, penangkapan buronan, dan lain sebagainya, serta peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat yang merupakan bagian penting dari stabilitas politik adalah bentuk tanggungjawab Polisi untuk pemerintah yang harus dijalankan dengan baik. Sebagai pendukung yang berfungsi menjadi jembatan penghubung antara kepolisian dengan khalayak luas maka dibentuk satuan kerja yang khusus menangani hubungan masyarakat yang disebut Bidang Humas (Bidhumas). Kinerja kepolisian dibagi menjadi beberapa wilayah hukum yaitu dari tingkat tertinggi Mabes Polri, Polda, Polres, dan Polsek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengelolaan informasi yang dilakukan Bidhumas Polda DIY yang berkaitan dengan manajemen komunikasi publik. Peran Bidhumas Polda DIY dalam proses pengelolaan informasi dan manajemen komunikasi menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini mengambil lokasi di wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yoyakarta, maka penelitian ini menunjuk Polda DIY melalui satuan kerja Bidhumas sebagai subjek penelitian yang menjadi jembatan penghubung utama antara Polda DIY dengan masyarakat umum DIY terkait kinerjanya. Sedangkan objek penelitian ini adalah proses manajemen komunikasi antara Bidhumas Polda DIY dengan masyarakat umum DIY dalam mengelola interaksi dan berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Teknik wawancara dan observasi langsung digunakan untuk mendapatkan kesesuaian data antara informan dan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bidhumas Polda DIY dalam mengelola informasi terkait proses manajemen komunikasi publik dengan cara memanfaatkan media. Media yang dimaksud adalah media sebagai alat bantu penyebar informasi dan media sebagai lembaga yang mengelola informasi yaitu media pemberitaan. Media sebagai alat bantu oleh Bidhumas Polda DIY dibedakan menjadi dua yaitu pertama media konvensional yaitu cetak dan elektronik, serta yang kedua media baru yaitu media yang berbasis pada teknologi internet yang mengutamakan kecepatan dan jangkauan yang luas dalam penyebaran informasi. Kata kunci : manajemen komunikasi, peran humas, pemanfaatan media

Kata Kunci : Hubungan MAsyarakat - Yogyakarta(DIY)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.