Laporkan Masalah

Efektivitas Pembangunan Rusunawa Grha Bina Harapan di Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta

Arga Rinaapriliani, Nunuk Dwi Retnandari

2015 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

INTISARI Sampai dengan saat ini masalah kemiskinan masih menjadi persoalan yang belum tertuntaskan bagi negara berkembang seperti Indonesia. Terutama kemiskinan di perkotaan. Salah satunya adalah daerah Juminahan yang berada di Kelurahan Tegalpanggung Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta. Wilayah tersebut menunjukkan ciri umum wilayah perkotaan yaitu tingkat kepadatan dan heterogenitas penduduk yang tinggi. Meskipun berada pada permukiman yang sangat padat, masyarakat enggan untuk pindah dengan alasan karena matapencahariannya berada di sekitar pusat kota. Hal tersebut membuat Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan upaya terhadap permukiman kumuh dengan meningkatkan penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat yang kurang mampu yaitu Rumah Susun Sederhana Sewa. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Cakupan yang dihasilkan dari pembangunan Rusunawa Grha Bina Harapan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah Juminahan Kecamatan Danurejan dan (2) Target yang dicapai dari pembangunan Rusunawa Grha Bina Harapan dengan cara mengukur efektivitas implementasi program melalui pendapat/respon para penghuni dan kondisi rusunawa. Penelitian ini menggunakan metode kerja kualitatif deskriptif deduktif yang dilakukan dengan beberapa langkah yaitu merumuskan masalah; mengumpulkan data di lapangan; menganalisis data berdasarkan kerangka teori, variabel dan indikator; merumuskan hasil analisis penelitian dan kemudian menyusun rekomendasi untuk perbaikan kinerja suatu kebijakan. Dari penelitian penghitungan efektivitas diperoleh hasil yang separuh efektif dengan ada beberapa hal yang dinilai kurang optimal. Bahwa dari faktor cakupan, secara kuantitas keberadaan Rusunawa Grha Bina Harapan belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah di Kecamatan Danurejan akan rumah layak. Sedangkan dari faktor targeting, dapat dikatakan cukup efektif karena dari 9 tolok ukur (yang di-­‐break down dari 5 indikator) yang dihitung efektivitasnya memunculkan lima kali nilai 3 (Efektif), tiga kali nilai 2 (Kurang Efektif) dan satu kali nilai 1 (Tidak Efektif). Artinya masih ada 4 tolok ukur yang belum memenuhi atau belum sampai pada nilai 3 (Efektif). Kata kunci: rusunawa, efektivitas, cakupan, targeting

Kata Kunci : Pemukiman - Yogyakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.