Laporkan Masalah

Peran Komunitas Internasional dalam Menghadirkan dan Mendukung Organisasi Masyarakat Sipil(OMS) di Bosnia Herzegovina pada Proses Peacembuilding

Linda Rahmawati, Eric Hiarij

2015 | Tesis | Ilmu Hubungan Internasional

INTISARI Penelitian ini membahas tentang peran Komunitas Internasional dalam menghadirkan dan mendukung Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di Bosnia Herzegovina pada proses peacebuilding. Sebagai dampak dari adanya perang sipil yang berkepanjangan di Bosnia pada paska perang dingin, maka Bosnia menjadi negara target dari operasi perdamaian PBB. Operasi perdamaian yang dilakukan oleh PBB tersebut dinamakan dengan postconflict peacebuilding yang berbeda dengan tipe operasi perdamaian tradisional (yang dilakukan pada era perang dingin). Pada proses operasi perdamaian paska perang dingin (peacebuilding) inilah, PBB tidak berperan secara tunggal sebagai lembaga penyelenggara operasi perdamaian, melainkan terdapat beberapa Komunitas Internasional yang ikut berperan seperti NATO, IMF, OSCE, Uni Eropa, dll. Penandatanganan perjanjian perdamaian antara kelompok etnis yang bermusuhan, merupakan usaha pertama PBB dan Komunitas Internasional pada proses peacebuilding di Bosnia. Akan tetapi pada kenyataannya, perjanjian perdamaian tersebut tidak mampu untuk menghentikan permusuhan antara tiga kelompok etnis yang saling berkonflik. Pemerintahan yang baru saja dibentuk dengan dibantu oleh Komunitas Internasional juga tidak mampu mendamaikan permusuhan antar kelompok etnis di Bosnia. Akibatnya, sustainable peace atau perdamaian berkelanjutan yang merupakan tujuan dari proses peacebuilding masih belum terwujud. Dikarenakan lemahnya peran aktor negara dalam mempersatukan kelompok etnis, maka terdapat wacana perlunya kehadiran aktor lain yang mampu berperan dalam menjembatani hubungan antar kelompok etnis di Bosnia. Aktor yang dimaksud adalah Organisasi Masyarakat Sipil. Atas keyakinan ini, maka Komunitas Internasional merubah strategi yang digunakan di Bosnia. Dalam rangka menghadirkan dan mendukung keberadaan Organisasi Masyarakat Sipil di Bosnia, maka Komunitas Internasional menerapkan strategi viii ‘pembangunan masyarakat sipil’. Penekanan pada strategi ini adalah mementingkan dialog antar etnis dan pemberdayaan sosial. Komunitas Internasional selanjutnya mengeluarkan program program yang ditujukan untuk memberikan bantuan finansial dan non-finansial ke Bosnia yang ditujukan untuk menghadirkan dan mendukung perkembangan Organisasi Masyarakat Sipil. Hal ini menjadi perlu untuk dilakukan karena perubahan sosial nyatanya tidak bisa diwujudkan oleh negara, melainkan melalui interaksi para anggota masyarakat sipil dengan bantuan dari Organisasi Masyarakat Sipil. Munculnya identitas baru dalam bentuk Organisasi Masyarakat Sipil dapat menjadi pihak ketiga yang bisa berkontribusi secara positif dalam peacebuilding. Selain menjelaskan tentang peran Komunitas Internasioanal dalam menghadirkan dan mendukung Organisasi Masyarakat Sipil pada proses peacebuilding di Bosnia, tulisan ini juga menjelaskan peran yang dijalankan Organisasi Masyarakat Sipil pada proses peacebuilding di Bosnia khususnya pada peran memperbaiki hubungan sosial antar kelompok etnis. Tulisan ini akan menjelaskan tiga organisasi sebagai studi kasus yaitu NGO SARA, NGO CDO dan NGO Youth Council. Penjelasan tentang peran tiga organisasi tersebut untuk melihat seberapa berhasilkah OMS berperan dalam proses peacebuilding dalam konteks memperbaiki hubungan sosial antar kelompok etnis. Pada kenyataannya, keyakinan dari Komunitas Internasional bahwa kehadiran OMS merupakan sesuatu yang penting pada proses peacebuilding, benar adanya. Tidak hanya mampu menjembatani interaksi antara kelompok etnis sehingga berdampak pada perubahan pola hubungan yang semakin baik, namun OMS juga memiliki peranperan positif lainnya yang bisa dijalankan pada proses peacebuilding. Kata kunci : Komunitas Internasional, Organisasi Masyarakat Sipil, proses peacebuilding, Bosnia Herzegovina.

Kata Kunci : Pembangunan Masyarakat; Civil Society - Bosnia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.