Laporkan Masalah

Peran Pemerintah India dalam Meningkatkan Daya Saing Global pada Industri Otomotif Domestik

WIJAYATI, Hasna , Poppy S. Winanti

2014 | Tesis | Ilmu Hubungan Internasional

INTISARI Teori competitive advantages of Nations memberikan gambaran yang sejalan dengan peran pemerintah India dalam meningkatkan daya saing global industri otomtoif domestiknya. Dua poin utama dari kebijakan pemerintah India mengarah pada hadirnya FDI (Foreign Direct Investment) dan upaya penciptaan kondisi nasional yang kondusif bagi perkembangan industri. Pemerintah berperan dalam menentukan langkah strategis yang tersistematis secara tepat. Ketepatan langkah ini menjadi penentu dalam memastikan pembentukan daya saing industri domestik sehingga tidak tersisih oleh FDI dalam persaingan global. Pemerintah melakukan stimulasi melalui tahapan regulasi meliputi new industrial policy tahun 1991, auto policy 2002, dan Automotive Mission Plan 2006. Tahapan kebijakan ini mengarah pada liberalisasi, delisensi dan globalisasi industri yang semakin luas. Berbagai tahapan kebijakan terkait FDI ini juga didorong dengan penciptaan kondisi nasional yang memadai. Empat karakteristik kondisi nasional yang kondusif meluputi faktor produksi (infrastruktur), faktor permintaan, faktor industri terkait serta faktor strategi, struktur dan pesaing industri. Selain itu, pemerintah juga membentuk cluster industry dan mendorong perkembangan research and development. Usaha pemerintah India ini pada akhirnya dapat sukses membuat industri domestiknya dapat melakukan ekspansi global. Diantaranya terdapat Tata Motors, Maruti, M&M, Bajaj, juga TVS yang berhasil masuk ke persaingan global. Dari segi produktivitas, India juga berhasil menduduki peringkat ke-6 dunia dalam jumlah produksi otomotif pada tahun 2013. Kata kunci: competitive advantages, FDI, New Industrial Policy, Auto Policy, Automotive Mission Plan, industri otomotif

Kata Kunci : Industri - India


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.