Laporkan Masalah

IGLHRC (International Gay And Lesbian Human Rights Commission) : Perjuangan Gay Rights Movement Mencapai Kesetaraan HAM di Filipina

WIBOWO, Anggie Brosasmita, Ririn Tri Nurhayati

2014 | Tesis | Ilmu Hubungan Internasional

ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai peran International Gay and Lesbian Human Rights Commission (IGLHRC) dalam memperjuangkan kesetaraan HAM (Hak Asasi Manusia) kaum LGBTI (Lesbian, Gay, Bisexual, Transexual, Intersex) di Filipina. Krisis toleransi dan penerimaan terhadap homoseksual hampir di seluruh dunia terutama negara Timur adalah masalah serius di saat stereotype dan prejudice akhirnya berkembang menjadi tindakan diskriminasi, kekerasan, dan pelanggaran HAM lainnya. Atas kondisi yang terus ditekan oleh otoritas masyarakat mayoritas, kaum homoseksual berkembang dan menjadi wadah yang lebih solid dengan tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan kesetaraan HAM. IGLHRC sebagai salah satu gay rights movements hadir dan berperan di Filipina untuk membantu perjuangan kaum homoseksual di sana, di mana negara tersebut menjadi sangat unik di saat liberalisme Barat yang masuk dan otoritas gereja saling tarik menarik. New Social Movement theory digunakan dalam penelitian ini di mana peran dan upaya yang dilakukan oleh IGLHRC terbentuk melalui proses framing di mana proses tersebut juga akan membentuk identitas kolektif yang menjadi landasan dalam bagaimana sebuah organisasi dapat bekerja dan memperkuat aksi yang dijalankan. Proses framing yang dilakukan bertujuan untuk dua hal, yaitu mempertahankan identitas kolektif dan perubahan sosial di dalam masyarakat. Argumentasi dari penelitian ini bahwa peran IGLHRC dalam memperjuangkan kesetaraan HAM homoseksual di Filipina dilakukan dengan melakukan proses framing terus menerus dan menjaga identitas kolektif anggotanya. Melalui proses tersebut penulis melihat bahwa apa yang dilakukan IGLHRC dan jaringannya memberi pengaruh secara informal di mana penerimaan masyarakat terhadap homoseksual meningkat, namun IGLHRC perlu bekerja lebih keras lagi untuk meminimalisir kekerasan dan diskriminasi yang masih terjadi di Filipina, mengingat bahwa Filipina memiliki kondisi anomali terhadap homoseksualitas. Kata kunci : Homoseksual, Kesetaraan, HAM, New Social Movements.

Kata Kunci : Hak Asasi Manusia - Philiphina


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.