Peran Partai Eks Kombatan Terhadap Advokasi Representasi Perempuan Dalam Politik Pasca Konflik: (Studi Kasus Partai Aceh Di Indonesia Dengan Partai Farabundo Mart National Liberation Front (FMLN) Di E
SATRIS, Rezki, Samsu Rizal Panggabean
2013 | Tesis | Ilmu Hubungan InternasionalINTISARI Tesis ini membahas mengenai peran partai ex-combatant terhadap advokasi perempuan paska konflik dengan menggunakan studi kasus Aceh dan El Salvador. Aceh dan El Salvador dipilih karena merupakan dua wilayah yang berbeda tetapi memiliki kesamaan terhadap transformasi gerakan perjuangan dari gerakan bersenjata menjadi gerakan partai politik melalui pemilihan umum. Partai ex combatant merupakan bentukan para kombatan paska konflik setelah perundingan damai. Partai ex-combatant yang kemudian menjadi bahan studi kasus dalam penelitian ini adalah partai ex-combatant (Partai Aceh) di Aceh dan Partai Farabundo Mart National Liberation Front (FMLN) di El Salvador. Hadirnya partai ex-combatant sebagai bagian dari proses demokratisasi memiliki resepsi yang berbeda terhadap diskursus kesetaraan perempuan dalam partisipasi dan keterwakilan ruang-ruang publik terutama keterwakilan dalam politik. Dalam partai Aceh, adanya kecendrungan perempuan hanya sebagai formalitas untuk memenuhi kuota 30 persen, tanpa melibatkan perempuan secara serius dalam masalah politik. Hal ini tentu bisa dilihat bagaimana program partai yang cenderung bias gender. Sementara dalam partai FLMN hak-hak politik perempuan merupakan hak asasi yang paling mendasar, sementara hak asasi manusia adalah bagian integral dari demokrasi. Perempuan El Salvador tidak hanya dianggap sebagai pemenuhan kuota 30 persen, tetapi juga perempuan El Salvador memainkan peran unik dalam mengadvokasi hak-hak mereka terutama keterwakilan mereka di parlemen. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat fenomena tentang hadirnya partai ex-combatant paska konflik sebagai bagian dari proses demokratisasi dalam memberikan advokasi terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data sekunder adalah data yang diperoleh melalui studi kepustakaan dengan mempelajari literatur, tulisan ilmiah, serta dokumen yang terkait dengan objek penelitian dan permasalahan yang diangkat. Kata Kunci: partai politik, partai ex-combatant, dan partisipasi politik perempuan
Kata Kunci : Partai Politik ; Perempuan