Laporkan Masalah

Kegagalan Pencapaian Kesepakatan Special And Differrential Treatment (SDT) Bagi Negara Berkembang Dalam Putaran Doha (2001-2005)

YUNUS, Moch., Siti Muti’ah Setiawati

2012 | Tesis | Ilmu Hubungan Internasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kegagalan negosiasi WTO dalam mencapai kesepakatan perundingan Special and Differential Treatment (SDT) bagi negara berkembang dalam Putaran Doha WTO di tahun 2001-2005. Landasan teori yang digunakan berangkat dari proposi konsep rejim internasional dan negosiasi. Variabel yang diturunkan dari konsep adalah koalisi dan konsesi. Untuk operasionalisasi variabel peneliti menggunakan agenda setting koalisi dan konsesi pada kelompok perundingan di CTD-SS dan TNC on Agriculture. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik studi literatur. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Jangkauan penelitian meliputi rangkaian negosiasi dalam Putaran Doha sejak tahun 2000 hingga 2006. Untuk memudahkan penelitian, peneliti menggunakan asumsi bahwa para pihak yang bernegosiasi dibagi dalam dua kelompok yaitu negara maju dan negara berkembang. Penelitian menyimpulkan bahwa hipotesis penelitian: “kegagalan perundingan SDT bagi negara berkembang dalam Putaran Doha disebabkan oleh koalisi yang menguat pada situasi negosiasi yang distributif sehingga tidak dapat menghasilkan konsesi negosiasi yang mendorong kesepakatan” adalah terbukti. Data dan analisis menunjukkan bahwa agenda setting koalisi mendorong situasi negosiasi pada posisi menang-kalah (win-lose) sehingga konsesi yang diperoleh tidak memuaskan kedua pihak. Agenda setting yang mempengaruhi kegagalan negosiasi meliputi: 1)kontradiksi isu lintas batas (cross cutting issues) dan isu spesifik, 2)mekanisme pemantauan SDT, serta 3)pelulusan (graduation) SDT bagi negara berkembang dan 4)pergeseran isu spesifik kedalam kelompok perundingan lain di WTO. Pelajaran yang diperoleh dari penelitian ini bahwa SDT merupakan pintu masuk untuk memahami kegagalan WTO yang berlangsung hingga saat ini (2012) terkait dengan kontradik si SDT dengan prinsip Most Favourite Nations WTO. Kata Kunci: Special and Differential Treatment (SDT), Negosiasi, Koalisi, Agenda Setting.

Kata Kunci : Hubungan Internasional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.