Kepemimpinan Otoritarian Di Zimbabwe Era Robert Gabriel Mugabe Tahun 2001-2008
UTAMI, Putri Yuniar Aris Budi, Mochtar Mas oet
2011 | Tesis | Ilmu Hubungan InternasionalKeberadaan Zimbabwe sebagai negara yang di kawasan Afrika tak lepas dari peran serta pemimpinnya yaitu Robert Gabriel Mugabe, yang telah memimpin Zimbabwe selama lebih dari 25 tahun. Kepemimpinan Mugabe yang dijalankan secara otoriter, menjadi fokus kajian pada penelitian ini. Selain itu, penelitian ini secara umum juga ditujukan untuk menjawab tentang apa sebenarnya motivasi kepemimpinan dalam menjalankan tindakan-tindakan yang bercorak otoritarianis, meskipun para pemimpin tersebut telah mengetahui bahwa tindakannya bukan-lah merupakan sebuah hal yang populer dan ideal dalam perkembangan globalisasi yang semakin kompleks. Dalam kepemimpinan Mugabe ternyata terdapat banyak penyimpangan yang terjadi di Zimbabwe, namun penyimpangan-penyimpangan tersebut seperti “tidak telihat” oleh Negara tetangga Zimbabwe. Adapun yang mempengaruhi tindakan otoritarian Zimbabwe, adalah berasal dari internal negaranya sendiri yaitu, Kondisi ekonomi yang mendukung. Perdagangan di Zimbabwe ternyata tidak seperti apa yang terjadi di negara-negara Afrika lainnya, dimana ketentuan mekanisme pasar menjadi faktor yang begitu dominan. Pemerintah Zimbabwe di bawah kepemimpinan Robert Mugabe telah mengawasi dan mengontrol secara ketat mekanisme perdagangan di negara ini. Berkembangnya isu demokrasi sebagai faham yang kontraproduktif dengan otoritarianis kemudian dianggap sebagai ancaman oleh Mugabe. Jika di negara lain isu demokrasi mampu memobilisasi massa untuk menentang status quo, namun pada kasus di Zimbabwe tentunya ini berbeda. Mugabe berhasil memainkan gaya ’tarik ulur” sehingga citra figur nasionalis akan tetap melekat kepadanya.
Kata Kunci : Kepemimpinan; Afrika