FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT PENANDATANGANAN INDONESIA JAPAN ECONOMIC PARTNERSHIP AGREEMENT (Studi Komparasi Indonesia dan Negara-negara ASEAN)
Astrid Ramadiah Wijaya, Siti Daulah Khoiriati
2011 | Tesis | Ilmu Hubungan InternasionalTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlambatan Indonesia dalam penandatangan kerjasama kemitraan ekonomi dengan Jepang atau yang lebih dikenal dengan Economic Partnership Agreement (EPA). Keterlambatan ini dengan tolak ukur jika dibandingkan dengan Negara-negara di Kawasan Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Philipina, dan Brunei Darussalam. Kerjasama Kemitraan Ekonomi Jepang ini merupakan bentuk upaya meningkatkan kerjasama perdagangan bebas dan investasi. Tawaran kerjasama kemitraan ekonomi dengan Jepang kepada mitra kerjasama Negara-negara di Asia Tenggara sendiri telah bergulir dari tahun 2000, Akan tetapi respon Pemerintah Indonesia terhadap upaya untuk menindaklanjuti kerjasama tersebut cenderung lambat jika dibanding negara-negara tetangganya dikawasan Asia Tenggara. Keterlambatan tersebut kemudian berpengaruh terhadap kredibilitas Indonesia sebagai salah satu negara pendiri ASEAN dan memiliki peran strategis bagi Jepang. Keterlambatan Indonesia ini disebabkan faktor-faktor yang kecenderungannya berasal dari internal Negara Indonesia sendiri, baik permasalahan Infrastruktur, Sumber Daya Manusia, maupun ditataran kinerja birokrasi Indonesia yang tidak efisien. Dengan adanya penelitian ini maka diharapkan Pemerintah Indonesia bisa melakukan perbaikan terhadap faktor-faktor yang melemahkan posisi daya saing Indonesia di kawasan Asia Tenggara maupun Internasional. Kata Kunci: Indonesia, Japan, EPA, ASEAN, Birokrasi, Keunggulan Komparatif, dan Keunggulan Kompetitif.
Kata Kunci : Hub Internasional Indonesia-Jepang