Laporkan Masalah

EVALUASI EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA MISKIN (PEKM) DI KECAMATAN BAMBANGLIPURO DAN KECAMATAN PAJANGAN KABUPATEN BANTUL

RR. E. ANGGRAENI EKSI WAHYUNI, Muhadjir Darwin

2010 | Tesis | Manajemen dan Kebijakan Publik

Kebijakan, program, maupun kegiatan terhadap penanggulangan dan pengentasan kemiskinan merupakan agenda pembangunan daerah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul untuk meminimalisir warga masyarakatnya yang masih berada di bawah garis kemiskinan untuk ditingkatkan pada level lebih sejahtera. Kebijakan ini dalam pengimplementasiannya melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin (PEKM), dan sebagai pelaksana tugas harian diemban oleh BKK, PP dan KB Kabupaten Bantul bersama-sama dengan dinas/ instansi terkait yang berkompeten di bidangnya di bawah koordinasi dari Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPK-D). Tujuan program PEKM adalah mendorong keluarga miskin untuk memiliki usaha ekonomis produktif, agar dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, dan juga bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Bantul. Sedangkan, sasaran program PEKM adalah masyarakat miskin yang secara khusus ditujukan kepada kaum perempuan, dengan alasan program PEKM ini di dalamnya juga diimplementasikan program Keluarga Berencana (KB). Adapun, penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui unsur-unsur metodis sebagai berikut; observasi, wawancara mendalam (depth interview) menggunakan metode life history dan kuesioner, dokumentasi, dan mendeskripsikan realitas di lapangan berdasarkan analitis-kritis terhadap data-data faktual. Berkenaan dengan penelitian ini, beberapa tujuannya meliputi; mendeskripsikan kondisi-kondisi masyarakat miskin mengenai sebelum dan sesudah (before and after) diimplementasikan program PEKM di Kecamatan Bambanglipuro dan Kecamatan Pajangan; dan untuk mengetahui tingkat efektivitas program PEKM dalam implementasinya, dengan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kinerja program mengenai output, outcome, dan impact pada realisasinya di lapangan. Selanjutnya, penelitian ini menghasilkan antara lain: (1) Output program meliputi; jumlah nilai dana bantuan bergulir, alokasi penggunaan dana pinjaman oleh kelompok sasaran; jumlah PLKB dan beban kerja PLKB dalam melakukan pendampingan; tingkat frekuensi/ keseringan kegiatan/ pertemuan/ pengembalian angsuran kelompok PEKM; tingkat frekuensi/ keseringan pelatihan dan pembinaan usaha kepada kelompok PEKM; tingkat frekuensi/ keseringan sosia lisasi dan pembinaan program KB; dan tingkat frekuensi/ keseringan himbauan dan anjuran pemakaian alat kontrasepsi, serta pengarahan buku panduan petunj uk teknis terhadap pelaksanaan program PEKM. (2) Outcome program meliputi; kemampuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat oleh para anggota kelompok PEKM; kemampuan meningkatkan modal usaha ekonomi produktif bagi para anggota kelompok PEKM; kemampuan mengembangkan usaha ekonomi produktif yang terjadi di lapangan; terjadinya peningkatan kualitas dan jenis produk yang dijual oleh anggota kelompok PEKM; terjadinya peningkatan pengetahuan, kesadaran dan motivasi masyarakat dalam program KB; dan terjadinya peningkatan partisipasi terhadap jumlah anggota akseptor KB. Sedangkan, (3) Impact program meliputi; peningkatan pendapatan keluarga dari usaha ekonomi produktif; serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam program KB dan penurunan jumlah kelahiran maupun pengaturan jarak kelahiran. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat; Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin (PEKM); Program Keluarga Berencana (KB); Monitoring dan evaluasi (monev); Efektivitas program; Sebelum dan sesudah diimplementasikan program; Output, outcome, dan impact program; Stakeholders; dan Partisipasi masyarakat.

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.