PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN KESEJAHTERAAN ANTAR KECAMATAN DI KABUPATEN KULONPROGO TAHUN 2001-2005
KHOLIL AR NASUTION, Djoko Suseno
2010 | Tesis | SosiologiPembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian perbedaan kondisi sumber daya alam, sumberdaya manusia dan faktor produksi menyebabkan tingkat kesejahteraan ekonomi bervariasi antar daerah/wilayah. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui tipologi wilayah berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan ekonomi antar kecamatan di Kabupaten Kulonprogo, (2) Mengetahui tingkat ketimpangan kesejahteraan ditinjau dari ketimpangan kesejahteraan ekonomi yaitu dari ketimpangan pendapatan antar kecamatan yang terjadi di Kabupaten Kulonprogo. Kesejahteraan adalah tingkat pemenuhan kebutuhan hidup dalam mencapai kehidupan yang layak. Kesejahteraan dalam ekonomi sering diukur dari tingkat pendapatan yaitu hasil atau balas jasa yang didapat dari output produksi. Kesejahteraan sosial menunjuk ke jangkauan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat tidak hanya dapat diukur dari pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendapatan tetapi juga tidak dapat melepaskan dari azas keadilan yaitu pemerataan pendapatan. Penelitian dilakukan pada 12 kecamatan di Kabupaten Kulonprogo Tahun 2001-2005. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dan wawancara. Analisis tipologi Klassen digunakan untuk menganalisis tipologi pertumbuhan dan kesejahteraan wilayah, sedangkan analisis ketimpangan wilayah menggunakan analisis berdasarkan indeks ketimpangan Williamson dan indeks ketimpangan Theil. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Tipologi daerah Kabupaten Kulonprogo yang diukur dari pertumbuhan ekonomi antar kecamatan tahun 2001-2005 adalah sebagai berikut:(a) daerah yang termasuk daerah maju adalah daerah Kecamatan Girimulyo, Kecamatan Kokap, Kecamatan Samigaluh, dan Kecamatan Lendah, (b) daerah yang tumbuh cepat yaitu Kecamatan Wates, Kecamatan Sentolo, Kecamatan Pengasih, kecamatan Galur dan Kecamatan Nanggulan, (c) Daerah yang termasuk dalam kategori relatif tertinggal (pertumbuhan dan pendapatan rendah) yaitu Kecamatan Panjatan, Kecamatan temon, dan Kecamatan Kalibawang, (2) Ketimpangan pembangunan antar kecamatan di Kabupaten Kulonprogo yang diukur dari PDRB per kapita dalam tahun 2001-2005 menunjukkan ketimpangan yang rendah dan dari tahun ketahun dan mengalami penurunan. Kata Kunci : Pertumbuhan ekonomi, Ketimpangan Kesejahteraan
Kata Kunci : Ekonomi; Kesejahteraan