Strategi Politik Dalam memobolisasi Dukungan Pemilih (Kasus Pilkada Kota Tidore Kepulauan Tahun 2005)
ISMAIL, Bakri , Sunyoto Usman
2010 | Tesis | SosiologiPenelitian ini membahas tentang strategi partai politik dalam memobilisasi dukungan pemilih, kasus Pilkada Kota Tidore Kepulauan pada tahun 2005. Dengan permasalahan penelitiannya adalah bagaimana strategi partai Golkar dan kelompok sosial dalam memobilisasi dukungan pemilih, serta seberapa jauh strategi yang dikembangkan oleh kelompok sosial efektif dalam memobilisasi dukungan politik. Tujuannya antara lain: 1). Mengetahui peran partai Golkar dan kelompok sosial dalam memobilisasi dukungan pemilih pada pelaksanaan Pilkada di Kota Tidore Kepulauan. 2). Mengetahui tentang strategi kelompok sosial efektif dalam memobilisasi dukungan politik. 3). kelompok sosial apa saja yang terlibat dalam memobilisasi dukungan politik. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, mengumpulkan loporan-laporan resmi yang terkait dengan Pilkada Kota Tidore Kepulauan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Golkar memiliki mesin politik yang kuat dalam memobilisasi dukungan pemilih, mobilisasi yang dilakuan adalah melai struktur orgnasisasi partai, membangun image politik, konsolidasi isu politik dan program. Kampanye yang dilakukan pada saat Pilkada adalah dengan model marketing politik. Peran kelompok sosial sangat efektif dalam memobilisasi dukungan politik. Kelompok sosial yang terlibat terdiri dari kelompok adat, kelompok agama, kinship (kerabat), paguyuban, dan kelompok bisnis. Praktek demokrasi melalui Pilkada langsung, partai politik hanya menjalankan fungsi electoralnya, fungsi substansial masih jauh dari harapan demokrasi. Sebab dalam praktek politik dengan pola mobiliasi dukungan pemilih, masyarakat hanya sebagai objek, tanpa dibekali dengan pendidikan politik yang baik. Kata Kunci: partai politik, mobilisasi dukungan pemilih, pemilihan kepala daerah secara langsung.
Kata Kunci : Partai Politik