PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN (Implementasi Program PNPM Mandiri P2KP pada BKM Amandit dan BKM Harapan Bersama)
Hairin Fahmi, M. Baiquni
2009 | Tesis | S2 Magister Administrasi PublikDalam proses pembuatan kebijakan publik, partisipasi masyarakat adalah satusatunya cara meyakinkan masyarakat bahwa pembuatan kebijakan tersebut telah dilakukan secara demokratis. Partisipasi masyarakat berarti terjadi reformasi sosial yang signifikan dengan memampukan warga untuk ikut serta memperoleh keuntungan dari proses pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Secara tradisional lembaga partisipasi telah lama eksis dalam kehidupan sosial dan budaya di masyarakat. Ini dapat dibuktikan dengan keberadaan karang taruna, kelompok tani, kelompok pengajian, gotong royong, musyawarah dan banyak lagi lembaga serupa di masyarakat. Namun partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan menunjukkan fenomena yang menarik untuk diamati. Kebanyakan program pembangunan didesain secara top down sehingga masyarakat hanya menjadi obyek pembangunan. Banyak kalangan di masyarakat terutama kelompok masyarakat miskin dan berpendidikan rendah masih tidak cukup terlibat dalam partisipasi. Untuk itu perlu diungkap faktor apa saja yang menjadi penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan melihat partisipasi masyarakat melalui implementasi PNPM Mandiri P2KP pada dua kelurahan sasaran Kandangan Barat dan Jambu Hilir. Ditemukan beberapa variasi partisipasi masyarakat pada obyek penelitian BKM Amandit dan BKM Harapan Bersama. Penelitian ini juga mengungkap beberapa kendala dan permasalahan partisipasi yang dapat dijadikan umpan balik bagi pelaksanaan program partisipatif lainnya. Kata kunci : partisipasi masyarakat, PNPM Mandiri P2KP, BKM Amandit, BKM Harapan Bersama
Kata Kunci : Kemiskinan