Laporkan Masalah

PERSEPSI TENTANG PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA STAFF DI DIVISI NASIONAL REINSERSASI SOSIAL TIMOR LESTE

GUIDO RICARDO BELO, Wahyudi Kumorotomo

2009 | Tesis | S2 Magister Administrasi Publik

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui adakah hubungan dan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja staff di Divisi Naisonal Reinsersasi Sosial. Untuk melihat hubungan dan pengaruh maka metode utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan metode bantu kualitatif untuk melengkapi hasil penelitian yang tidak dapat dijangkau secara statistik dengan mengunakan teknik wawancara, observasi partisipatif dan dokumentasi dalam pengumpulan data atau fakta-fakta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil analisis korelasi diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar –0,751 dengan probabilitas (p) 0,000. Berdasarkan ketentuan analisis korelasi maka disimpulkan terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara persepsi gaya kepemimpinan otoriter dengan kinerja karyawan. Dan Hasil uji regresi secara parsial pada gaya kepemimpinan otoriter diperoleh nilai thitung sebesar -4,968 probabilitas (p) 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa persepsi gaya kepemimpinan otoriter memiliki pengaruh yang nyata dalam menurunkan kinerja karyawan karyawan. Hasil analisis kualitatif diketahui bahwa menurnnya tingkat kinerja staff juga perlu diperhatikan hal-hal seperti tingkat kepercayaan yang dibangun, Clarity/kejelasan kewenangan dalam hal Peran dan tanggun jawab dan Ekspetasi kinerja, Balance/keseimbangan antara otoritas dan ekpektasi serta kompetensi, keterlibatan staff dalam setiap proses, konsistensi terhadap keputusan dan kebijakan dan prosedur kerja, dan penghargaan terhadap prestasi kerja staff. Berdasarkan hasil analisis data direkomendasikan kepada Divisi Nasional Reinsersasi Sosial bahwa perlu (1) mengubah gaya kepemimpinan mereka yaitu dengan mengkombinasikan gaya kepemimpinan yang lainnya seperti gaya kepemimpinan delegatif. Hal ini penting untuk dilakukan karena gaya kepemimpinan otoriter tidak membawa hasil yang positif bagi perkembangan organissai. (2) Penerapan gaya kepemimpinan delegatif penting untuk dilakukan dengan tujuan agar dalam pelaksanaan tugas/pekerjaan para karyawan/staff Divisi nasional Reinsersasi Sosial Dili Timor Leste memiliki wewenang yang jelas terutama dalam proses pengambilan keputusan yang akan mereka lakukan. Pemberian kepercayaan kepada bawahan penting untuk dilakukan dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab karyawan terutama yang berkaitan dengan tugas/pekerjaan mereka dan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang akan dilakukan. (3) Variabel lain yang berpengaruh terhadap kerjasama diharapkan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan skala pengukuran yang tepat dari variabel independent dan variable dependent dalam penelitian selanjutnya (4) Pembatasan dan kejelasan serta keseimbangan kewenangan merupakan langkah untuk memperbaiki dan mengingkatkan kinerja yang lebih baik, (5) Penerapan dan implementasi kebijakan dan Undang-Undang kepegawaian RDTL akan mempermudah dan memperjelas pengembangan karier aparatur pemerintah, sehingga setiap pegawai dapat mengerti benar perjalanan kariernya dan syarat-syarat rasional yang harus diraihnya bila ingin meningkatkan diri ke jabatan yang lebih tinggi. Dan (6) Penciptaan stabilitas politik yang kondusif merupakan salah satu aspek yang akan memberikan kenyamanan dalam meningkatkan performance kerja individu maupun organisasi pelayanan publik Key Word : persepsi gaya kepemimpinan, Kinerja

Kata Kunci : Kepemimpinan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.