Laporkan Masalah

KORPORATISASI POLITIK NEGARA DI ARAS LOKAL (Studi Dominasi Birokrasi Dalam Politik di Kabupaten Manggarai Pasca Orde Baru)

GREGORIUS SAHDAN, I Ketut Putra Erawan

2009 | Tesis | Ilmu Komunikasi

Tesis dengan judul: “Korporatisasi Politik Negara di Aras Lokal— Studi Dominasi Birokrasi Dalam Politik” ini berangkat dari sebuah persoalan mendasar bahwa di Kabupaten Manggarai, birokrasi memainkan peran yang sangat sentral dalam kontestasi pilkada. Padahal, pilkada sebenarnya adalah arena yang disediakan bagi semua elemen masyarakat lokal untuk ikut berkompetisi dalam pilkada. Karenanya, penelitian ini hendak menjawab pertanyaan; “mengapa birokrasi sangat dominan dalam politik di Kabupaten Manggarai?” Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Dengan menggunakan metode tersebut, penelitian ini sedikitnya mampu menjawab bahwa dominasi birokrasi dalam politik di Kabupaten Manggarai dilakukan dengan memperkuat korporatisasi politik yang dilakukan melalui tiga model yaitu: korporatisasi melalui partai politik, korporatisasi melalui LMS/masyarakat sipil dan korporatisasi melalui pengusaha lokal. Korporatisasi melalui partai politik dijalankan dengan cara; menguasai rekrutmen/kaderisasi partai politik, mempengaruhi pengambilan keputusan internal partai dan mengendalikan keputusan partai. Korporatisasi politik terhadap masyarakat sipil dilakukan dengan cara; ikut andil dalam mendirikan LSM, membiayai kegiatan LSM melalui proyek-proyek yang dibiayai APBD, mengusulkan program atau kegiatan kepada LSM lokal. Korporatisasi dengan pengusaha lokal dilakukan dengan jalan melibatkan pengusaha lokal dalam proyek-proyek pemerintah daerah, memberikan proyek-proyek tertentu kepada pengusaha lokal, dan melibatkan pengusaha lokal dalam rencana-rencana proyek yang dikerjakan oleh pemerintah daerah. Korporatisasi politik ini menjadi sangat kuat, karena disertai dengan pengawasan dengan cara memisahkan antara mereka yang mendukung pemerintah dengan mereka yang berseberangan dengan pemerintah. Semua sektor di luar birokrasi dieliminasi untuk memperkuat pengaruh dan intervensi birokrasi terutama terhadap partai politik, masyarakat sipil dan swasta/pengusaha lokal, hingga kemudian control itu melenyapkan kritik dari sektor-sektor di luar birokrasi. Korporatisasi ini dengan sendirinya mematikan demokrasi di aras lokal, karena suara-suara masyarakat lokal diabaikan dalam proses politik. Suara yang masuk ke dalam sistem politik, hanyalah suara mereka yang ada di dalam lingkaran kekuasaan. ***

Kata Kunci : Birokrasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.