Pengelolaan Situs Fotografer.Net Sebagai Refleksi Penerapan Web 2.0 Dalam Perkembangan New Media
Iwan Pribadi, Nunung Prajarto
2009 | Tesis | Ilmu KomunikasiPerkembangan teknologi komunikasi dewasa ini semakin terasa pesat sekali, khususnya Internet sebagai suatu new media yang mengalami peningkatan jumlah pengguna yang luar biasa cepatnya, terutama semenjak diperkenalkannya apa yang disebut World Wide Web, yang setelah mengalami apa yang disebut dot com bubble dan dot com burst, akhirnya saat ini mengalamai apa yang dikenal dengan konsep Web 2.0 pada tahun 2004, atau beberapa pihak menyebutnya living Web, Hypernet, active Web, atau read/write Web, yang merupakan titik balik terhadap bagaimana membangun dan memelihara suatu web, sehingga peranan-peranan penting dari sebuah web yang pada masa sebelum munculnya Web 2.0 tidak terlalu diperhatikan, sehingga pada masa itu web tidak sedinamis, seinteraktif, dan se-aksesibel setelah dikenalnya Web 2.0. Untuk itu maka dipilihlah situs Fotografer.net yang merupakan sebuah situs komunitas fotografi yang lahir di Yogyakarta sekitar tujuh tahun yang lalu dijadikan obyek penelitian studi kasus untuk mengamati: Bagaimana pengelolaan situs Fotografer.net sebagai refleksi penerapan Web 2.0 dalam perkembangan new media? Dengan melakukan pengamatan terhadap situs Fotografer.net, dan melakukan wawancara dengan para pendiri, pengurus, dan beberapa orang yang menjadi anggota situs ini, diperoleh penjelasan bahwa sesungguhnya ide dasar dari situs ini ditujukan dari, oleh, dan untuk komunitas fotografi, terutama dari sisi penyediaan content situs tersebut, atau yang lebih sering dikenal dengan user-generated content. Berdasarkan ide dasar tersebut, maka pendiri dan pengurus Fotografer.net membuat sebuah sistem dan aturan, guna mengkondisikan para anggota agar tidak hanya menjadi konsumen situs ini, tapi turut serta pula menyediakan content yang kelak dapat dinikmati bersama anggota-anggota lainnya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sebuah Web yang menggunakan konsep Web 2.0 sesungguhnya tidak hanya berhenti ditataran teknologi pembuatan dan penyuguhan informasi dalam sebuah halaman situs saja, namun juga perlu diperhatikan bagaimana interaksi sosial antara pengurus situs dengan para pengaksesnya, dan antara sesama pengaksesnya, sehingga mereka mau berperan serta menjadi anggota dan turut memberi sumbangan bagi perkembangan situs tersebut, terutama dengan turut memberi content yang lebih bermanfaat bagi para pengakses situs yang bersangkutan. Kata-kata Kunci: Internet, New Media, World Wide Web, Web 2.0, User-generated Content
Kata Kunci : Komputer, Internet