STRATEGI PERLAWANAN PETANI TAMBANG TRADISIONAL DALAM MENJAGA KELANGSUNGAN HIDUP DI TENGAH RENDAHNYA IMBAL JASA
Y u d h a n t o Satyagaraha Adiputra, Purwanto
2010 | Tesis | SosiologiAktifitas penambangan pada sumur-sumur tua dilakukan oleh masyarakat Wonocolo dan sekitarnya sejak tahun 1942, dan keberadaan sumur-sumur minyak tradisional tinggalan Belanda ini menjadi sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat desa Wonocolo dan sekitarnya. Aktifitas penambangan yang dilakukan oleh masyarakat Wonocolo, dalam perjalanannya dirasakan bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku, yakni; UU No. 44 tahun 1960 jo UU No. 08 tahun 1971, dalam UU tersebut menegaskan bahwa pengusahaan pertambanganminyak dan gas dilakukan oleh Negara dengan perusahaan Negara (Pertamina) sebagai pelaksana atau pemegang kuasa pertambangan. Penelitian ini bertujuan, untuk mengetahui strategi perlawanan yang digunakan oleh petani tambang dalam menjaga kelangsungan hidup ditengah rendahnya imbal jasa yang diberikan oleh Pertamina Penelitian ini, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan grounded reseacrh. Teknik pengumpulan data ; pengamatan tak-terlibat dan wawancara mendalam, dan dengan teknik analisa data siklus interaktif : reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa; strategi yang digunakan oleh petani tambang dalam menjaga kelangsungan hidup, dengan cara ; melakukan penyulingan secara mandiri, penjualan hasil tambang tanpa melalui KUD Bogo Sasono, dan pengurangan supply hasil tambang. Kata kunci ; Strategi, perlawanan petani tambang, imbal jasa
Kata Kunci : Konflik Sosial; Pertambangan