PERILAKU POLITIK ELITE PERSATUAN TARBIYAH ISLAMIYAH DI KOTA PADANG PASCA ORDE BARU
Hardi Putra Wirman, Sunyoto Usman
2009 | Tesis | Ilmu PolitikPenelitian ini berjudul: Perilaku Politik Elite Persatuan Tarbiyah Islamiyah di Kota Padang Pasca Orde Baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi afiliasi politik elite Persatuan Tarbiyah Islamiyah di Kota Padang dan untuk mengetahui motivasi actor di balik variasi afiliasi politik elite Tarbiyah tersebut. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Terbentuknya variasi afiliasi politik elite Tarbiyah disebabkan oleh statment politik Tarbiyah pada masa Orde Baru untuk bergabung dan bekerjasama dengan Golongan Karya (Golkar). Implikasinya adalah banyaknya elite-elite Tarbiyah yang menjadi fungsionaris Golkar. Pasca Orde Baru, elite-elite Tarbiyah yang sudah lama mengabdikan diri ke Golkar tetap menganggap bahwa Golkar adalah satu-satunya saluran politik bagi elite dan warga Tarbiyah, walaupun dalam hal ini Tarbiyah telah mendeklarasikan diri menjadi organisasi yang independen dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Sehingga prilaku politik elite Tarbiyah cenderung pragmatis yang mengintegrasikan diri dengan penguasa Disisi lain keterlibatan sebagian elite Tarbiyah dalam partai politik mendapat reaksi negatif dari elite-elite non partisan yang terdiri dari akademisi, mereka beranggapan bahwa keterlibatan elite-elite Tarbiyah tidak strategis; mengingat akan membawa dampak kepada organisasi, adanya tarik menarik masa akan dapat menyeret Tarbiyah dalam persoalan politik praktis, yang akan menyebabkan Tarbiyah kehilangan jati dirinya sebagai salah satu organsiasi sosial keagamaan yang bergerak di pendidikan, sosial dan dakwah. Sementara motivasi elite Tarbiyah yang terlibat dalam politik praktis adalah: adanya kalkulasi politik, dimana ada motivasi financial dan motivasi untuk membangun jaringan guna memperlancar usaha yang mereka lakukan. Selanjutnya budaya politik, adanya sikap dari warga Tarbiyah yang taat pada pimpinan, kondisi ini membuat elite-elite Tarbiyah dengan mudah mendapat dukungan dari warganya.Terakhir adanya mobilisasi ritual yang dilakukan oleh elite-elite Tarbiyah dalam mencari dukungan masa, adanya budaya sungkeman yang dilakukan oleh elite Tarbiyah kepada beberapa Sjekh untuk mendapatkan restu mewakili Tarbiyah di pentas politik. Kata kunci: Elite, Perilaku Politik, Persatuan Tarbiyah Islamiyah
Kata Kunci : Politik; Islam