Laporkan Masalah

Peranan Komite Sekolah Dalam Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Mutu Penyelenggaraan Pendidikan Di Sekolah Menengah Pertama Di Kecamatan Tembuku

I MADE WIDANA, Agnes Sunartiningsih

2009 | Tesis | Sosiologi

Peran serta masyarakat merupakan amanat Undang – undanag Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang didalamnya mengamanatkan pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan dengan prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan di sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. dalam paradigma tradisonal, hubungan sekolah dan keluarga sudah muali terjalin, akan tetapi masyarakat belum melakukan kontak dengan sekolah. dalam paradigma baru hubungan keluarga, sekolah dan masyarakat harus terjalin secara sinergis untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, termasuk untuk meningkatkan mutu hasil belajar siswa di sekolah. komite sekolah merupakan mitra bagi sekolah dalam penyelenggaraan ditingkat sekolah. permasalahn yang diangkat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagiamana peran komite sekolah dalam pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam meningkatkan mutu sekolah di sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif diskriptif, dengan mengambil lokasi dua sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Tembuku yang terdiri dari 1 sekolah favorit dan 1 sekolah yang kurang favorit. Selain melalui teknik observasi dan teknik dokumentasi, data juga didapat melalui teknik wawancara dengan informan baik dari kepala sekolah Menengah Pertama, pengurus Komite sekolah maupun dari orang tua siswa. Sesuai dengan judul penelitian ini, maka unit analisis yang tepat digunakan adalah unit organisasi. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya peran komite sekolah yang beragam di lokasi penelitian dilihat dari aspek – aspek peran komite sekolah maupun bentuk – bentuk peran komite sekolah. peran komite sekolah meliputi aspek Perumusan Kebijakan dan progam pendidikan, Penyusunan RAPBS (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah), Penentuan Kreteria Tenaga Pendidikan, Penentuan Kreteria Fasilitas Pedididkan, dan Aspek Pengawasan Pendidikan. Sedangkan bentuk – bentuk peran serta keterlibatan Komite sekolah dapat berbentuk sumbangan pemikiran dalam rapat – rapat, sumbangan dalam bentuk keuangan, tenaga dan waktu. Sekolah – sekolah dilokasi penelitian menunjukkan bahwa peran Komite sekolah di sekolah favorit lebih tinggi dan aspek perannya lebih luas termasuk penentuan kreteria fasilias, tenaga pendidikan, dan materi Pendidikan ekstra kurikulernya. Sedangkan disekolah yang kurang favorit lebih banyak bersifat pasif atau menunggu ide dari pihak sekolah. bentuk peran komite sekolah hanya ditunjukkan dalam bentuk keuangan yaitu dengan sumbangan iuran sekedarnya, sedangkan sumbangan pemikiran kurang begitu tampak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran dan keterlibatan Komite sekolah di Sekolah Menengah yang dianggap favorit menunjukkan tingkat keterlibatan yang berbeda – beda. Disisi lainnya bentuk peran dan keterlibatan komite sekolah sebagian besar masih berbentuk keuangan (finansial) yang berhubunan dengan ketersediaan sarana dan prasarana pokok pendidikan. Peran serta komite sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan dipengaruhi oleh adanya komuniasi, dan kepemimpinan baik dari pihak sekolah yaitu Kepala sekolah maupun dari komite sekolah. Kata Kuncinya yaitu : Komite Sekolah, Peran serta masyarakat, Pelaksanaan MBS

Kata Kunci : Pendidikan-Indonesia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.