Laporkan Masalah

TUNGAU TENUIPALPUS (ACARI: TENUIPALPIDAE) BERPOTENSI SEBAGAI HAMA PADA TANAMAN ANGGREK DI MALANG RAYA

ULYA WILDANIYAH, Dr. Ir. Nugroho Susetya Putra, M.Sc.; Dr. Suputa, S.P., M.P.

2017 | Tesis | S2 ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN

Malang Raya merupakan sentra budidaya tanaman anggrek (Orchidaceae) di Indonesia. Salah satu hama penting pada anggrek adalah tungau. Keberadaan tungau dapat menyebabkan kerusakan dan kerugian secara ekonomi. Terdapat tiga spesies dari Genus Tenuipalpus yang menyerang anggrek, di antaranya Tenuipalpus orchidarum (Parfit), T. orchidofilo (Moraes & Freire) serta T. pacificus (Baker). T. orchidarum dilaporkan telah menyerang anggek di Indonesia juga termasuk daftar Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina golongan A2 dengan daerah sebar Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan spesies dan kepadatan populasi Genus Tenuipalpus, intensitas serangan pada empat jenis anggrek (Dendrobium, Cattleya, Phalaeonopsis, dan Coelogyne) serta mendeteksi keberadaan T. orchidarum di Malang Raya. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snow ball, sehingga didapatkan delapan lokasi pengamatan. Berdasarkan hasil survei dan identifikasi secara morfologi menyatakan bahwa Tungau T. orchidarum dan T. orchidofilo tidak ditemukan di Malang Raya. Tungau yang ditemukan adalah T. pasificus. Keberadaan T. pasificus tersebar merata di seluruh lokasi pengamatan di Malang Raya. T. pasificus paling banyak ditemukan pada Coelogyne (72 ekor per tanaman). Anggrek Coelogyne adalah new report inang bagi T. pasificus. Kepadatan populasi T. pasificus tertinggi ditemukan pada pukul 10:00 WIB pada Phalaenopsis dan Coelogyne, sedangkan pada Dendrobium pada pukul 12:00 WIB, dan pada Cattleya pada pukul 10:00 hingga 16:00 WIB. Intensitas serangan Tenuipalpus pada keempat jenis anggrek tidak terdapat perbedaan secara signifikan dengan kategori ringan (20,02-30,10%).

Malang raya is the center of orchid cultivation (Orchidaceae) in Indonesia. However, one of the main problem on orchid cultivation is the presence of mites which can lead to cause damage and economic losses. There are three species of the Tenuipalpus Genus that attack orchids, among of them are: Tenuipalpus orchidarum (Parfit), T. orchidofilo (Moraes & Freire), and T. pacificus (Baker). T. orchidarum was reported to have attacked the orchid in Indonesia. It also classified as the A2 pest by Plant Quarantine of Republic Indonesia on orchid, with the distribution of Java Island. The aims of this study are to determine the species of Tenuipalpus, density of the population, attack intensity on four genera (Dendrobium, Cattleya, Phalaenopsis, and Coelogyne) of orchid, and also to determine the existence of T. orchidarum in Malang Raya. Snow ball technique was used to collect mite samples on eight locations. Based on the results of the survey and morphological identification T. orchidarum and T. orchidofilo mite was not found in Malang Raya. During the observation, Tenuipalpus pasificus was found dominant in Coelogyne orchid (72 mites/plant). Coelogyne orchid was a new report host for T. pacifcus. The highest population of T. pasificus was commonly found at 10.00 a.m on Phalaenopsis and Coelogyne, while on Dendrobium at 12 a.m, and on Cattleya at between 10 a.m. and 16 p.m. The intensity of attack of T. pasificus was not significantly differing among four orchids, which was varied from 20.02 to 30.10%, and was determined as low intensity.

Kata Kunci : Malang Raya, Orchid, Tenuipalpus pasificus / Malang Raya, Orchid, Tenuipalpus pasificus

  1. S2-2017-388604-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388604-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388604-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388604-title.pdf