Laporkan Masalah

Fatalitas dan Analisis Spasial Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Di Kabupaten Gunungkidul

ANING ISFANDYARI, dr. Lutfan Lazuardi, M. Kes, PhD

2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang : Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian nomor satu pada usia 15-29 tahun. Di Gunungkidul, tren kecelakaan meningkat sejak tahun 2008 hingga tahun 2015. Pada tahun 2015, kecelakaan merupakan kasus rawat inap terbanyak ketiga di Rumah Sakit. Kabupaten Gunungkidul (dikenal dengan pegunungan seribu) memiliki topografi wilayah perbukitan sehingga kondisi jalan di wilayah tersebut berisiko terhadap terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap fatalitas kecelakaan dan mengidentifikasi lokasi rawan terjadinya kecelakaan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain studi cross-sectional. Sampel adalah seluruh kejadian kecelakaan yang tercatat dalam register kecelakaan kepolisian Gunungkidul periode 1 Januari - 31 Desember 2015. Fatalitas kecelakaan akan dianalisis menggunakan uji poisson regression untuk mengestimasi nilai Prevalence Ratio (PR). Lokasi terjadinya kecelakaan akan dianalisis secara spasial menggunakan software ArcGIS 10.4. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada pukul 06.00-11.59 (PR 0,31; 95% CI 0,144-0,687) atau 12.00-17.59 (PR 0,40; 95% CI 0,184-0,865), pada jalan menanjak/menurun (PR 2,16; 95% CI 1,144-4,094) atau jalan menikung (PR 1,80; 95% CI 1,013-3,213) serta tipe kecelakaan tunggal (PR 3,59; 95% CI 1,953-6,592) merupakan faktor yang signifikan mempengaruhi fatalitas kecelakaan lalu lintas. Ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas mengelompok di beberapa ruas jalan, antara lain Jalan Yogyakarta-Wonosari, Jalan Karangmojo-Semin, Jalan Wonosari Semanu dan Jalan Wonosari Baron. Kesimpulan : Fatalitas kecelakaan lalu lintas di Gunungkidul dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan tipe kecelakaan. Stakeholder terkait perlu melakukan upaya modifikasi lingkungan terkait kondisi geometrik jalan untuk meminimalisis terjadinya kecelakaan.

Background: Road traffic injuries are the leading cause of death among young people aged 15-29 years. In Gunungkidul district, trend of road traffic accidents tend to increase. Traffic accidents was 3rd highest inpatient cases. Gunungkidul district is the largest district in Yogyakarta, which has hilly topography so the road condition is very risky for a crash. This study is aimed to conduct further analysis of road accidents fatality and accident-potential area using Geographic Information System. Methods: This was an analytic observational study using cross-sectional study design. Samples are all traffic accident recorded in Police Departement Accident registry from January 1st to December 31st 2015. Data will be analyzed using poisson regression with robust variance and accident location will be analyzed spatially using ArcGIS 10.4 software. Results: The result revealed that 06.00-11.59 a.m (PR 0.31, 95% CI 0.144-0.687) or 12.00-17.59 p.m (PR 0.40; 95% CI 0.184-0.865), uphill roadway geometric (PR 2.16, 95% CI 1.144-4.094) or winding roadway (PR 1.80, 95% CI 1.013-3.213) and single accident type (PR 3.59; 95% CI 1.953-6.592) were significant factors affecting road traffic fatalities. Accident-prone locations to traffic accidents in Gunungkidul are clustered on several streets, such as Yogyakarta-Wonosari Street, Karangmojo-Semin Road, Wonosari Semanu Street and Wonosari Baron Street.. Conclusion: Fatal traffic accident in Gunungkidul are influenced by environmental conditions and accident types. Multisectoral coordination was needed to improve intervention to population at risk and stakeholders need to make efforts to modify the environment related to road geometric conditions to minimize the occurrence of accidents.

Kata Kunci : Kecelakaan Lalu Lintas, Fatalitas, Analisis Spasial

  1. S2-2017-388058-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388058-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388058-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388058-title.pdf