KERENTANAN DAN STRATEGI PENGHIDUPAN KOMUNITAS PETANI LAHAN PASIR PANTAI (Studi Kasus di Dusun Gupit IV, Desa Karangsewu, Kecamatan Galur dan Dusun Ngentak, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo)
RAHMA HAYATI, Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc.; Prof. Dr. Suratman, M.Sc.
2017 | Disertasi | S3 Ilmu GeografiINTISARI Lahan pasir pantai di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, secara alamiah adalah lahan marjinal. Petani lahan pasir pantai telah menggunakan teknologi pertanian secara bijak untuk terus mendapatkan manfaat dari lahan tersebut. Jenis tanaman yang dikembangkan adalah tanaman sayuran dan buah-buahan. Keberhasilan pertanian di lahan pasir pantai tersebut tidak lepas dari kemampuan petani untuk mengatasi ancaman dan hambatan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk: 1)Menganalisis ancaman penghidupan pada komunitas petani lahan pasir pantai di dusun kasus, 2) Menganalisis tingkat kerentanan penghidupan pada komunitas petani lahan pasir pantai di dusun kasus, 3) Merumuskan strategi penghidupan berkelanjutan yang bersifat lokal di dusun kasus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan keruangan. Strategi penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, observasi, survei dan wawancara mendalam. Tingkat kerentanan penghidupan dianalisis dengan menggunakan matrik penilaian kerentanan. Strategi penghidupan berkelanjutan yang bersifat lokal dibangun dengan pendekatan fenomenologis. Ancaman penghidupan pada komunitas petani lahan pasir pantai di dua dusun kasus terdiri dari kesuburan tanah yang rendah, iklim, penyakit tanaman, fluktuasi harga, perubahan kebijakan dan banjir. Tingkat kerentanan penghidupan menunjukkan pada tingkat sedang, meskipun secara internal memiliki ancaman yang berbeda. Terdapat strategi penghidupan yang agak berbeda yang dapat dirumuskan di dua dusun kasus. Strategi penghidupan berkelanjutan pada Kasus I Dusun Gupit IV Desa Karangsewu, Kecamatan Galur, dapat dirumuskan sebagai �Strategi Pertanian Lahan Pasir Pantai Progresif�. Strategi penghidupan berkelanjutan pada Kasus II Dusun Ngentak, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, dapat dirumuskan sebagai �Strategi Pertanian Lahan Pasir Pantai Stagnan�. Saran yang diberikan dari hasil penelitian ini adalah agar kearifan lokal musyawarah mufakat yang berkembang di dalam dusun kasus I Dusun Gupit IV tetap dijaga untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik bagi semua anggota komunitas. Kata kunci: lahan pasir pantai, kerentanan, strategi penghidupan.
Coastal sand land in Kulonprogo Regency, Special Province of Yogyakarta, is naturally marginal land. The farmers have used agricultural technology for taking benefit continously. They plant vegetables and fruits.The success of agriculture in coastal sand land because the farmers have the ability to overcome the threats and obstacles in farming, both natural and non-natural.The aims of the research are: 1) Analize the livelihood threats in coastal farmer community, 2) Analize the livelihood vulnerability of coastal farmer community, 3) Build local theories of sustainable livelihood strategies in hamlet cases. This research is qualitative research which used spatial approach. The research strategy is case study. Methods of data collecting were literature studies, observations, surveys and in-depth interviews. Livelihood vulnerability levels were analyzed by using a vulnerability assessment matrix. The local theory of sustainable livelihood strategies is built on a phenomenological approach. The livelihood threats of coastal sand farming communities in two hamlet cases are low soil fertility, climate, plant diseases, price fluctuations, policy changes and floods. Livelihood vulnerability levels are moderate, although internally have different threats.In two hamlet cases, we encountered quite different livelihood strategies that could be constructed into two different local strategies. The strategy at Case I (Gupit IV Hamlet, Karangsewu Village, District of Galur) is "Strategi Pertanian Lahan Pasir Pantai Progresif / Sand Coastal Agriculture Progressive Strategy". Case II (Ngentak Hamlet, Jangkaran Village, District of Temon ) has "Strategi Pertanian Lahan Pasir Pantai Stagnan / Sand Coastal Agriculture Stagnant Strategy". Suggestion given from the result of this research is the local wisdom in this case �musyawarah� in a community still be maintained to get better livelihood for all community member.
Kata Kunci : land coastal, vulnerability, livelihood strategy.