BIAS PROVIDER DAN PELUANG TERJADINYA UNMET NEED KB PADA PASANGAN USIA SUBUR DI KECAMATAN KRATON KOTA YOGYAKARTA
ASEP NOVIANTO, Prof. dr. Ova Emilia, M.M.Ed, Sp.OG(K) Ph.D; Prof. dr. Djaswadi Dasuki, Sp.OG(K), MPH, PhD
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatINTISARI Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-4 di dunia. Jika laju pertumbuhan penduduk tidak dikendalikan maka dimungkinkan akan terjadi ledakan penduduk. Salah satu program untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia yaitu dengan program Keluarga Berencana (KB). Salah satu masalah dalam pengelolaan program KB yaitu masih tingginya angka unmetneed KB pada pasangan usia subur. Salah satu faktor penyebab unmetneed KB karena takut efek samping KB, hal tersebut dimungkinkan karena masih rendahnya kualitas interaksi provider KB dalam memberikan informasi tentang alat dan obat kontrasepsi yang mengacu pada Method Information Index (MII) dan juga standar elemen pelayanan keluarga berencana lainnya, sehingga banyak pelayanan dan informasi KB dilakukan bias oleh provider (penyedia dan pemberi layanan) KB. Tujuan: Mengetahui hubungan bias provider dengan kejadian unmetneed KB pada pasangan usia subur di Kecamatan Kraton Kota Yogyakarta. Metode: Rancangan penelitian cross sectional, dengan responden pasangan usia subur di Kecamatan Kraton Kota Yogyakarta dan memenuhi kriteria inklusi, dengan subjek penelitian sebanyak 121 orang. Teknik pengambilan data dengan multi stage random sampling. Analisis data dengan univariabel, bivariabel menggunakan uji statistik chi-square, Ratio Prevalence (RP) dengan tingkat kemaknaan (p<0,05) dan tingkat kepercayaan 95% CI. Analisis multivariabel menggunakan uji statistik regresi logistik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2017. Hasil: Menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna baik secara statistik maupun praktis antara bias provider dengan kejadian unmetneed KB pada pasangan usia subur di Kec.Kraton dengan nilai p<0,05 (p=0,00) (95% CI: 1,23-2,28). Hasil analisis bias provider setelah mempertimbangkan dukungan suami berpengaruh sebesar 12% di dalam peluang terjadinya unmet need KB. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara bias provider dengan kejadian unmet need KB pada pasangan usia subur. Kata Kunci: Bias Provider, Unmet need, KB, PUS.
Background: Indonesia is the fourth most populous country in the world. If the population growth rate is not controlled then it is possible that there will be a population explosion. One of the programs to suppress population growth rate in Indonesia is by Family Planning Program. One of the problems in the management of family planning programs is the high rate of unmetneed for family planning in couples of childbearing age. One of the factors causing unmetneed due to the fear of side effects contraception, it is possible because of the low quality of family planning provider interaction in providing information about contraceptive referring to Method Information Index (MII) and other standard elements of family planning services. Services and information for family planning is biased by the family planning provider. Objective: To determine the corelation between of provider's bias with unmet need for family planning in couples of child-bearing age in Districts Kraton Yogyakarta City. Method: The design of cross sectional study, with respondents of fertile couples in District Kraton Yogyakarta City and meet the criteria of inclusion, with the subject of research as many as 121 people. Data retrieval technique with multi stage random sampling. Data analysis was univariable, bivariable using chi-square, Ratio Prevalence (RP) statistic test with significance (p <0,05) and 95% CI. Multivariable analysis using logistic regression statistic test. This research was conducted in May-June 2017. Result: The result of this research showed that there is a corellation significant between provider bias and unmetneed for family planning in couples of childbearing age in Sub-districts Kraton Yogyakarta City with p <0,05 (p = 0,00) (95%CI; 1,23-2,28) The results of the provider's bias analysis after considering the support of husbands affected by 12% in the risk of unmetneed for family planning.. Keywords: Provider bias, unmet need, family planning, PUS
Kata Kunci : Bias Provider, Unmet need, KB, PUS.