Laporkan Masalah

ARAHAN PENATAAN RUANG KAWASAN DELTA BODRI KENDAL BERBASIS KESESUAIAN LAHAN TAMBAK DAN MANGROVE

MERLI APRIYANTIKA, Prof.Dr. rer.nat. Muh. Aris Marfai, M.Sc; Dr. Andri Kurniawan, M.Si

2017 | Tesis | S2 Geografi

Kawasan Delta Bodri merupakan daerah yang subur dan masih sangat dinamis. Perkembangan Delta Bodri yang semakin meningkat dari tahun ke tahun membuat pemanfaatan lahan di kawasan Delta Bodri juga semakin meningkat, masyarakat sekitar sebagian besar memanfaatkan kawasan delta bodri Bodri sebagai lahan tambak dan mangrove. Tekanan ekonomi dan intensitas pembangunan menyebabkan hampir seluruh wilayah delta tersebut mengalami degradasi yang signifikan.Kondisi pemanfaatan delta saat ini mengarah pada kerusakan sehingga pengelolaan dan upaya restorasi delta mutlak dilakukan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Sebagai upaya melindungi wilayah delta Bodri dari ancaman kerusakan karena faktor alam maupun faktor manusia maka perlu adanya penataan ruang wilayah delta yang sesuai dengan kesesuaian lahan Penelitian ini bertujuan (1) Mengidentifikasi penggunaan lahan terkini kawasan Delta Bodri (2) Menganalisis kesesuaian lahan untuk mangrove. (3) Menganalisis kesesuaian lahan untuk tambak. (4) Menyusun arahan penataan ruang kawasan Delta Bodri berbasis kesesuaian lahan tambak dan mangrove. Lokasi penelitian ini berada di Kawasan Delta Bodri Kabupaten Kendal. Analisis data yang digunakan adalah dengan metode Matching. Variabel dalam penelitian ini adalah: (1) kelerengan lahan, (2) tekstur tanah, (3) pH tanah, (4) penggunaan lahan, (5) curah hujan, (6) aksesibilitasi, (7) jarak lokasi dari sungai, (8) jarak lokasi dari laut.(9) Pasang Surut.(10) Suhu Air.(11) pH Air.(12) Disolve Oxygen.(13)Salinitas(14)Mata Pencharian. Hasil interpretasi visual citra Satelite Quickbird diperoleh data pemanfaatan lahan di Kawasan Delta Bodri yaitu pemanfaatan lahan untuk tambak dengan luas 1880.264 Ha (47.40 %), Pemanfaatan lahan untuk mangrove dengan luas 143,27 Ha (3.61%), Pemanfaatan lahan untuk Tegalan dengan luas 771,27 Ha (19.44%), Pemanfaatan lahan untuk Permukiman dengan luas 82,58 Ha (2.15%), Tubuh air dengan luas 1027,38 Ha (25.90%) dan Lahan terbuka atau Pasir 61.22 Ha (1.54%). Kawasan Delta Bodri memiliki tingkat kesesuaian lahan tambak, yaitu Sangat Sesuai (S1) dengan luas 2970,855 Ha dan Cukup Sesuai (S2) dengan luas 189,431 Ha,dan kelas sesuai marginal (S3) dengan luas 805,731 Ha.Tingkat kesesuaian lahan untuk mangrove, yaitu kelas sangat sesuai (S1) dengan luas 2944,388 Ha, kelas cukup sesuai (S2) dengan luas 215,898 Ha, dan kelas tidak sesuai (N) dengan luas 805,731 Ha. Dengan menggunakan analisis penginderaan jauh citra satelit Quickbird, dan juga memadukan dengan analisis kesesuaian lahan tambak dan mangrove arahan penataan ruang dilakukan dengan pemberian kawasan lindung, kawasan budidaya dan prasarana tambak. Perencanaan kawasan lindung di Kawasan Delta Bodri meliputi sempadan pantai, sempadan sungai bertanggul dan sempadan sungai tak bertanggul. Sedangkan prasarana untuk mendukung budidaya tambak di Kawasan Delta Bodri meliputi saluran irigasi tambak dan jalur transportasi. Kata Kunci : Penataan Ruang, Delta Bodri, Kesesuaian Lahan, Tambak, Mangrove

The Bodri Delta area is a fertile and highly dynamic area. The development of the Bodri Delta is increasing from year to year making the utilization of land in the area of Bodri Delta is also increasing, the community around most utilize the Bodri delta Bodri area as a pond and mangrove land. Current delta utilization conditions lead to damage so that delta management and restoration efforts are absolutely necessary to achieve sustainable development. In an effort to protect the Bodri delta territory from the threat of damage due to natural factors and human factors, it is necessary that the spatial arrangement of the delta region in accordance with the suitability of land. This study aims to (1) Identify the current land use of the Bodri Delta region (2) Analyze the suitability of the land for mangrove, (3) Analyze the suitability of the land for the ponds (4) Prepare the direction of spatial arrangement of the Bodri Delta region based on the suitability of the pond and mangrove fields. The location of this research is located in the Delta Region of Bodri Kendal Regency. The data analysis used is Matching method. Variables in this research were: (1) slope, (2) soil texture, (3) soil pH, (4) land use, (5) rainfall, (6) accessibilitation, (7) 8) distance from sea location (9) Tidal (10) Water Temperature (11) Water pH (12) Disolve Oxygen (13) Salinity (14) Eye Sight. Result of visual interpretation of Satelite Quickbird image obtained by data of land utilization in Bodri Delta area that is utilization of land for pond with wide of 1880.264 Ha (47.40%), Land utilization for mangrove with wide 143,27 Ha (3.61%), Land utilization for Tegalan with area 771 , 27 Ha (19.44%), Utilization of land for settlements with an area of 82.58 Ha (2.15%), Water body with an area of 1027.38 Ha (25.90%) and open land or Sand 61.22 Ha (1.54%). The Bodri Delta region has a suitability level of pond land, namely Very Suitable (S1) with an area of 2970,855 Ha and Adapted Suitable (S2) with an area of 189.431 Ha, and class according to marginally (S3) with an area of 805.731 Ha. Land suitability for mangrove, (S1) with an area of 2944,388 Ha, suitable class (S2) with an area of 215,898 Ha, and an unsuitable class (N) with an area of 805,731 Ha. Using remote sensing analysis of Quickbird satellite imagery, it also combines with mangrove land suitability analysis and spatial planning mangrove directives conducted with the provision of protected areas, cultivation areas and ponds infrastructure. The planning of protected areas in the Bodri Delta region includes coastal borders, bordering river rivers and borderless river basins. While the infrastructure to support the cultivation of ponds in the Bodri Delta area includes irrigation channels ponds and transportation routes. Keywords: Spatial Arrangement, Bodri Delta, Land Suitability, Pond, Mangrove

Kata Kunci : Penataan Ruang, Delta Bodri, Kesesuaian Lahan, Tambak, Mangrove

  1. S2-2017-343038-abstract.pdf  
  2. S2-2017-343038-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-343038-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-343038-title.pdf