Laporkan Masalah

KEDUDUKAN HUKUM ANAK LUAR KAWIN MASYARAKAT ADAT SKOUW DI KOTA JAYAPURA MENURUT PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA

ELVIERA J KALAHATU, R.A. Antari Inaka Turingsih, S.H., M.Hum.

2017 | Tesis | S2 Kenotariatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan hukum anak luar kawin pada masyarakat adat skouw di jayapura-papua dengan membandingkan aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian normatif empiris. pendekatan empiris, digunakan untuk melihat atau mengkaji sifat hukum, asas-asas hukum kemudian dikaitkan dengan keadaan yang nyata-nyata terjadi dalam masyarakat. Pendekatan normatif, merupakan penelitian kepustakaan, yaitu penelitian terhadap data sekunder, gunanya untuk mengetahui atau mengenal apakah dan bagaimanakah hukum positifnya mengenai suatu masalah tertentu dan ini merupakan tugas semua sarjana hukum. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kedudukan anak luar kawin menurut hukum indonesia adalah mempunyai hubungan hukum dengan ibunya dan keluarga ibunya saja, dan akan mendapatkan warisan dari ayah biologis setelah adanya pengakuan. Sedangkan, terhadap anak luar kawin pada masyarakat adat skouw berbeda, mengingat dalam persoalan ini anak luar kawin yang menjadi obyek penelitian adalah cucu luar kawin dari kepala suku daerah setempat. anak luar kawin yang menjadi obyek penelitian adalah cucu luar kawin dari kepala suku daerah setempat. Anak luar kawin pada masyarakat adat skouw dapat menggantikan jabatan kepemimpinan si kakek tanpa perlu adanya pengakuan dar ayah biologisnya.

This study aims to determine the legal position of the child outside the mating of indigenous peoples in Jayapura-Papua Skouw by comparing the rule of law in Indonesia. In this study the author uses empical normative research empical approach, used to view or examine the nature of law, principles of law then linked to the circumstances which obviously happening in the community. Normative approach, the research whether and how positive law regarding a specific problem and it is the duty of all law graduates. Results of the study revealed that the children standing outside the mating according to indonesian law is to have a legal relationship with her or him mother and her's mother family only, and will inherit from the biologicl father after the recognition. Meanwhile, outside the breeding of children at different skouw indigenous peoples, considering in this matter beyond mating child who becomes the objectof research is the grandson outside the mating of the local chieftains. Beyond mating child who becomes the object of research is teh grandson outside the mating ofthe local chieftains. Children outside of mating on indigenous peoples without the need for recognition from biological father.

Kata Kunci : Anak Luar Kawin, Adat, Hukum Indonesia

  1. S2-2017-351123-abstract.pdf  
  2. S2-2017-351123-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-351123-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-351123-title.pdf