Modul "Gen Positif" Untuk Meningkatkan Pengetahuan Regulasi Emosi Takut Gagal Siswa Remaja Awal
ASTITI TENRIAWAWRU, Prof. Dr. Asmadi Alsa, S.U., Psikolog
2017 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiSiswa remaja awal membutuhkan adaptasi dalam berbagai aspek termasuk dalam proses pencapaian prestasi akademik. Kesulitan yang dihadapi dalam mencapai tujuan di bidang akademik menyebabkan siswa remaja awal mengembangkan perasaan takut gagal. Individu tersebut akan berusaha menghindari kegagalan dengan cara menentukan tujuan mereka jauh di bawah potensinya, merasa cemas, dan tidak termotivasi dalam belajar. Emosi ini dapat menjadi masalah serius jika tidak diregulasi dengan cara adaptif. Oleh karena itu para siswa remaja awal membutuhkan pengetahuan mengenai cara meregulasi emosi takut gagal. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan memvalidasi modul "Gen Positif" (GENerasi teramPil mengOlah emoSI dan akTIF berprestasi) dan mengetahui sejauh mana peningkatan pengetahuan dan kemampuan regulasi emosi takut gagal pada siswa remaja awal. Desain penelitian menggunakan untreated control group designs with dependent pretest and posttest samples. Partisipan penelitian sebanyak 12 siswa remaja awal. Analisis penelitian dilakukan dengan membandingkan skor pengetahuan regulasi emosi sebelum dan sesudah manipulasi diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul "Gen Positif" valid secara konten dan empirik.
Early adolescents need adaptation in various aspects including in the process of achievement of academic achievement. The difficulties encountered in achieving goals in the academic field caused early adolescents to develop a fear of failure. Individuals will try to avoid failure by determining their goals far below its potential, feel anxious, and not motivated in learning. This emotion can be a serious problem if it is not regulated in an adaptive way. Therefore early adolescents need knowledge of how to regulate the emotions of fear of failure. This study aims to validate the module "Gen Positif" (GENerasi teramPil mengOlah emoSI dan akTIF berprestasi) and find out how far the increase in knowledge and ability of emotional regulation of fear of failure in early adolescents. The study design used untreated control group designs with dependent pretest and posttest samples. Research participants as many as 12 early adolescents. The analysis of the study was conducted by comparing the scores of emotional regulation knowledge before and after manipulation was given. The results show that the module "Gen Positif" is valid content and empirical.
Kata Kunci : siswa remaja awal, pelatihan regulasi emosi, emosi takut gagal