Laporkan Masalah

AFIKS PENANDA KALA DALAM BAHASA BALIM DAN BAHASA INGGRIS

ICE KOSAY, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U,.M,A.,

2017 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Selain bahasa bersifat universal, bahasa-bahasa di dunia ini memiliki ciri tersendiri. Bahasa Balim dan bahasa Inggrsipun memiliki sistem kala, sehingga memiliki ciri tersendiri dalam menunjukan kala. Dalam hal ini terdapat persamaan dan perbedaan. Dengan demikian, diangkatlah penelitian analisis kontrastif pada afiks penanda kala dalam bahasa Balim dan bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis afiks penanda kala dalam bahasa Balim (2) mendeskripsikan jenis afiks penanda kala kala bahasa Inggris dan (3) mendeskripsikan persamaan dan perbedaan afiks penanda kala bahasa Balim dan bahasa Inggris. Kemudian menginterpretasikan kesulitan yang mungkin dihadapi oleh penutur bahasa Balim dalam mempelajari bahasa Inggris. Data bahasa Balim dan bahasa Inggris dikumpulkan dari buku tata bahasa dan buku tata bahasa serta sebagian data bahasa Balim dibuat oleh peneliti sebagai penutur asli. Data dianalisis dengan mengkontraskan persamaan dan perbedaan afiks penanda kala pada kedua bahasa dalam beberapa hal seperti afiks penanda kala dan makna gramatikal dari proses morfologis. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) afiks penanda kala bersifat inflektif, (2) pada makna gramatikal, afiks menunjukan pada kedua bahasa, afiks memarkhi kala lampau, kini dan akan datang dan (3) kedua bahasa memiliki makna gramatikal yang sama dari proses morfologis yaitu menyatakan persistiwa yang terjadi pada waktu tertentu. Perbedaan ditemukan pada (1) kala dalam bahasa Balim dimarkahi secara morfologis dan dalam bahasa Inggris dimarkhai secara morfologis dan sintaksis. Oleh karena itu di markahi secara sintaksis dengan adanya to be, auxiliary verb dan modal verb, (3) makna gramatikal dalam bahasa Balim menyatakan kapan suatu peristiwa terjadi dan siapa pelaku peristiwa tersebut sedangkan dalam bahasa Inggris hanya menunjukan kapan sebuah peristiwa terjadi. Adanya persamaan dan perbedaan afiksasi verba kala pada kedua bahasa maka interpretasi kesulitan belajar yang mungkin sudah dan sedang dihadapi oleh siswa dapat diatasi dengan benar dan tepat.

Besides the language is universal, the languages in this world have their own characteristic. Balim and English language have tenses. In this case, each language has its own characteristic in showing the tenses whether it is morphologically or syntactically. That is why, this research is written. Contrastive analysis research of Balim and English language tense marker especially to see the affix of tense marker in both languages with the aim to (1) describe the affix of tense marker in Balim language, (2) describe the affix of tenses marker in English language (3) describe the similarities and differences affix of tense marker in Balim and English. And also to conjugate the difficulty which might be faced by the native speaker of Balim in learning English. Data were collected from grammar books and made by researcher as a native speaker of Balim language. The data were analyzed by contrasting both similarities and differences in some cases such as affixation and grammatical meaning to show the event that happened in particular time. Based on result shows that, there are similarities and differences. The similarities are found at (1) the tense marker morphologically is formed in inflection affix for both languages, (2) tense marker of affix is to signify past tense, present tense and future tense, (3) both languages also have same grammatical meaning which describe when the event happen in particular time. The differences are found at (1) tenses marker in Balim and English language is basically formed morphologically but the tense marker in English language is formed in both ways; morphologically and syntactically. That is why, in showing the tenses, there are some categories of syntax are presented as to be, auxiliary verb, modal verb and adverb. (3) the grammatical meaning in Balim language describe when the event happen in particular time and who does the event, but in English only shows when the event happen in some particular times, except in simple present tense show it for third person and time. Description of similarities and differences in both languages help to interpret the difficulty which has been facing by the native speaker of Balim in learning English, so it can solve the difficulty which might be faced by students correctly.

Kata Kunci : Kata kunci: Afiks, Kala, Analisis, Kontrastif

  1. S2-2017-389036-abstract.pdf  
  2. S2-2017-389036-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-389036-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-389036-title.pdf