Validasi Modul "Temuan Makna" Berbasis Logoterapi Untuk Menurunkan Kecemasan Narapidana Yang Akan Bebas
MUTIA AINIAHMAD, Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D
2017 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiPenelitian ini bertujuan untuk menvalidasi modul Temuan Makna yang berasal dari pendekatan logoterapi. Sasaran uji coba modul ini adalah narapidana yang akan mengalami kebebasan. Masa-masa menghadapi kebebasan merupakan masa-masa yang sulit bagi narapidana. Rancangan desain eksperimen yang digunakan adalah one group pretest posttest design dengan follow-up. Intervensi diberikan kepada enam orang narapidana dewasa dengan rentang usia 20-40 tahun, pendidikan minimal SMP, memiliki tingkat kecemasan tinggi (diukur menggunakan skala BAI), sudah menjalani hukuman lebih dari 1.5 tahun, masa hukuman yang tersisa maksimal 6 bulan, serta bersedia menjadi partisipan penelitian, partisipan bukan seorang residivis. Intervensi terdiri dari 6 sesi, Setiap sesi berdurasi 90-120 menit. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji non-parametrik dengan sign-rank Wilcoxon. Hasil analisa menunjukkan skor skor koefisien alpha sebesar 0,983 pada modul Temuan Makna dan nilai p= 0,028 (p < 0,05) pada skor kecemasan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa modul Temuan Makna memiliki validitas isi yang baik serta cukup layak untuk digunakan dan terbukti efektif untuk menurunkan kecemasan pada narapidana yang akan bebas apabila dilihat secara berkelompok namun apabila dilihat secara individu terdapat satu partisipan yang tingkat kecemasannya tidak menurun.
This study aims to validate the module 'Temuan Makna' derived from the logotherapy approach. The trial objective of this module is the inmates who will experience freedom. The times of freedom are difficult times for inmates. The experimental design design used is one group pretest posttest design with follow-up. Intervention is given to six adult prisoners with age range of 20-40 years, minimum junior high school education, high anxiety level (measured using BAI scale), has been sentenced to more than 1.5 years, maximum duration of 6 months, and willing to be a participant Research, participants are not a recidivist. Intervention consists of 6 sessions, Each session is 90-120 minutes long. The analysis used in this research is non-parametric test with sign-rank Wilcoxon. The results of the analysis showed the score of alpha coefficient score of 0.983 on the module "findings meaning" and p = 0,028 (p <0,05) on anxiety score. Therefore, it can be concluded that the module "Temuan Makna" has good content validity and is quite feasible to be used and proven effective to reduce anxiety on prisoners who will be free when viewed in groups but when viewed individually there is one participant whose anxiety level does not decrease.
Kata Kunci : Logoterapi, Kecemasan, Narapidana