HUBUNGAN ANTARA WORK LIFE BALANCE DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN GENERASI Y
ALIFAH FAJARIAH, Sumaryono, Dr., M.Si., Psikolog
2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work life balance dengan komitmen organisasi pada karyawan Generasi Y. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah work life balance memiliki hubungan positif dengan komitmen organisasi. Penelitian ini menggunakan metode korelasional oleh Pearson untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini meliputi skala work life balance oleh Fisher (2001) dan Organizational Commitment Questionnaire (OCQ) oleh Mowday, Steers, & Porter (1979). Subjek penelitian sejumlah 86 orang (N= 86) karyawan Generasi Y PT Gamatechno Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi kedua variabel sebesar r = 0,450 dengan taraf signifikansi p = 0,000 (p < 0,01). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara work life balance dengan komitmen organisasi pada karyawan Generasi Y. Hasil analisis tambahan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat komitmen organisasi ketika karyawan dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pernikahan, dan masa kerja. Sedangkan terdapat perbedaan tingkat work life balance ketika karyawan dikelompokkan berdasarkan pada jenis kelamin dan status pernikahan.
This research is aimed to investigate the relationship between work life balance and organizational commitment on Y Generation employees. Researcher hypothized work life balance have a positive relationship with organizational commitment. This study used correlational method by Pearson to analyse the relationship between two variables. Data are obtained using work life balance scale by Fisher (2001) and Organizational Commitment Questionnaire (OCQ) by Mowday, Steers, & Porter (1979). There are 86 (N= 86) research subject from Y Generation employees of PT Gamatechno Indonesia. The result of this study shows that the correlated coefficient obtained is r = 0.450 with the signifinace level of p = 0.00 (p < 0.01). Therefore, it can be concluded that there is a significance positive relationship between work life balance and organizational commitment on Y Generation employees. Additional analysis finds there is no significant difference on organizational commitment level when employees grouped by gender, education level, marital status, and work period. Meanwhile, there is difference work life balance level when employees grouped by gender and marital status.
Kata Kunci : work life balance, komitmen organisasi, Generasi Y