Laporkan Masalah

Validasi Modul Pelatihan Raos Sami untuk Caregiver Skizofrenia

SWARINDA TYASKYESTI, Dr. Budi Andayani, M.A., Psikolog

2017 | Tesis | S2 Psikologi Profesi

Data Riset kesehatan dasar 2013 menyebutkan bahwa prevalensi penderita gangguan jiwa berat berada di Yogyakarta dengan penderita skizofrenia adalah yang terbanyak. Faktor psikososial dan keluarga memegang peranan penting bagi kondisi kejiwaan pasien. Terdapat sesuatu di dalam interaksi keluarga yang menjadi penyebab kekambuhan pada pasien, termasuk kurangnya empati caregiver terhadap pasien. Junggring salaka raos sami yang diambil dari konsep kawruh jiwa Suryomentaram dapat menjadi alternatif pelatihan untuk menumbuhkan raos sami (rasa empati) pada primary caregiver terhadap pasien skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk validasi modul. Validasi modul dilakukan dengan dua macam, yaitu validasi isi dan validasi empirik. Validasi isi dilakukan dengan penilaian lima orang ahli yang dianalisis menggunakan rumus Aikens V dan menunjukkan bahwa nilai koefisien bergerak dari angka 0,708 - 0,916, yang berarti Modul Raos Sami memiliki validitas isi yang baik. Sementara validasi empirik dilakukan melalui eksperimen dengan desain untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Sebanyak 10 caregiver di Yogyakarta yang dibagi ke dalam kelompok kontrol dan eksperimen mengikuti pelatihan. Hasil analisis non parametrik menunjukkan nilai signifikansi p sebesar 0,009 < 0,05. Hasil verbatim proses rekaman kelompok, evaluasi peserta, observasi, dan catatan harian peserta menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna antara kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Dengan demikian Modul Pelatihan Raos Sami untuk Caregiver Skizofrenia dinyatakan valid.

Riset kesehatan dasar (riskesdas) 2013 showed that mental disorder prevalence is higher in Yogyakarta, which schizophrenia is the most. Psychosocial and family factor take an important role for patient condition. There is some factor including less empathy in family interaction which causing patient relapse. Junggring salaka raos sami from Ki Ageng Suryomentaram can be a training alternative to increase raos sami (empathy) for primary caregiver toward schizophrenia. The aim of this study is to module validation. There are two type of module validation in this study, which are content validity and empiric validity. Content validity is conducted by 5 expert judgment, analyzed with Aikens V showed that coefficient V= 0.708-0.916, which means that module has a good content validity. While empiric validity is conducted by experiment, untreated control group design with dependent pretest and posttest samples. Ten caregiver were divided into control and experimental groups that given the training process. Quantitative data analysis is conducted by nonparametric test and the result showed p=0.009<0.05. Qualitative data analysis conducted by description of group activity, partisipant evaluation, observation, and notes showed that there is an increasing of empathy in experimental group than control group. Both data analysis showed the module was declared valid.

Kata Kunci : junggring salaka, raos sami, caregiver, Suryomentaram

  1. S2-2017-356521-abstract.pdf  
  2. S2-2017-356521-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-356521-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-356521-title.pdf