Laporkan Masalah

ANALISIS WASTE PADA PROSES PENGELOLAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RSUD DR SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN

ICHWANUDDIN, DR. Erna Kristin,M.Si.,Apt.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang : Sejak diterapkannya sistem INA-CBGs oleh BPJS kesehatan, rumah sakit dituntut melaksanakan kegiatan operasionala secara efektif dan efisien berdasar standar mutu layanan. Instalasi farmasi sebagai unit mikro rumah sakit bertugas mengelola obat, dalam pengelolaan obat mulai dari seleksi, pengadaan, distribusi dan penggunaan dituntut untuk efiktif dan efisien. Salah satu caranya dengan mengidentifikasi waste dan menghilangkan waste pada setiap siklus pengelolaanya. Lean management merupakan salah satu tools yang sudah dicoba diterapkan dalam rumah sakit dan terbukti memberikan hasil yang lebih baik. Managemen dituntut untuk dapat mengidentifikasi dan menghilangkan waste dalam pelayanan farmasi, Hasil akhir dari lean management adalah cepat, aman, kualitas terbaik, biaya rendah. Tujuan : Mengidentifikasi penyebab waste dalam proses pengelolaan obat di instalasi farmasi di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Metode : Rancangan penelitian menggunakan studi kasus eksplanatori dengan desain kasus tunggal terjalin (embedded). Pengambilan data berasal dari observasi, studi dokumen, wawancara dan Focus Group DiscussionI (FGD). Hasil dan pembahasan: Proses penggunaan obat, merupakan proses pelayanan sejak resep diterima petugas sampai penyerahan obat ke pasien, adalah proses terpilih yang menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan. Pada proses ini ditemukan waste of defect, waste of waiting, Waste of extra processing, waste of tranportation, waste of inventory, dan waste of human potential. Akar masalah penyebab waste dalam pelayanan farmasi rawat jalan adalah peresepan belum menggunaan e-prescribing, Sistim informasi obat belum sempurna, rekam medik pasien belum siap saat dokter praktek lebih pagi, sistem penghantaran barang masih manual, belum ada kepastian lama waktu menunggu antrian obat. Kesimpulan dan Saran : Banyak kendala pada proses pengelolaan obat, yang menjadi prioritas adalah proses pelayanan farmasi rawat jalan dengan meminimalkan waste. Salah satu cara dengan penyempurnaan sistem komputerisasi, analisa beban kerja dan pendaftaran secara online.

Background: Sustainable development is main principal of hospital services, to provides good quality and efficient health services. Implementation of Indonesia Case Based Groups system (INA-CBGs) by Social Insurance has pressed hospital to provides effective and efficient services based on quality standard. Lean management is one of proven tools in healthcare such as hospital and able to provide a better service. Final result of lean management is safe and the best services. Objective: Identifying cause of waste on drug management in pharmacy of RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Method: Study design used explanatory case study with embedded sigle cases. Collecting data from observation, document review, interview and Focus Group DiscussionI (FGD). Result and Discussion: Process of drug use was started from receiving a prescription to drug delivery for patient. The process was chosen to be a priority for improvement. Waste were formed waste of defect, waste of waiting, waste of extra processing, waste of transportation, waste of inventory and waste of human potential. The root cause of waste in pharmacy of putpatient was uneven distribution of patients examination in polyclinic, limited human resources in pharmacy and medical records, and rudimentary computerized system. Conclussion and Suggestion: Many problems and constraints on drug management, which must be fixed first, especially pharmacy services in outpatient unit by minimizing waste. Mainly, improvement computerized system, recruitment of human resources and online registration

Kata Kunci : NA CBGs, Lean Management, Pengeloan obat, waste, RCA, Drugs Management, Lean Managent, Waste, Root cause analysis

  1. S2-2017-373164-abstract.pdf  
  2. S2-2017-373164-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-373164-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-373164-title.pdf