Laporkan Masalah

PERBEDAAN COMPANIONSHIP DALAM PERNIKAHAN ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

FIFI NOVIA, BUDI ANDAYANI, Dr., M.A., Psi.

2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Angka perceraian di Indonesia adalah yang tertinggi di Asia Pasifik, dengan 70% dari kasus-kasus tersebut diajukan oleh istri. Menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) per tahun 200 ribu kasus perceraian terjadi dengan angka perkawinan mencapai dua juta per tahun, dengan pemicu perceraian terbanyak adalah KDRT (fisik dan emosional) dan perselingkuhan. Penyebab ini mengindikasikan satu tema, yaitu kegagalan dalam membina companionship antara suami dan istri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan persepsi companionship antara pria dan wanita. Data dikumpulkan secara online. Didapatkan 105 54 subjek laki-laki dan 51 subjek perempuan. Analisis hipotesis menggunakan Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam companionship antara laki-laki dan perempuan (sig=0,014).

Indonesian�s divorce rate is the highest among countries in Asia-Pacific, with 70% from total cases were submitted by women. Based on BKKBN data, there are 200 thousands divorce cases each year, and over two millions marriages each year. Highest causes of these divorce cases are marital-abuse (physically and emotionally) and infidelity. These causes indicate about failure in maintaining companionship between husband and wife. This research aims to find out whether there are differences of companionship in marriage between men and women. Data were collected online. There were 105 total subjects, 54 men and 51 women. Hypothesis analysis were done with Independent t-test method. Results of this research shown that there is significance differences in companionship between men and women (sig=0,014).

Kata Kunci : perceraian, companionship, gender

  1. S1-2017-283193-abstract.pdf  
  2. S1-2017-283193-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-283193-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-283193-title.pdf