Laporkan Masalah

EVALUASI KINERJA BEBERAPA PEMECAH GELOMBANG AMBANG RENDAH DI BEBERAPA TEMPAT DI PANTAI UTARA JAWA

PARLINDUNGAN S S, Prof. Ir. Radianta Triatmadja, Ph.D. ; Prof. Ir. Nur Yuwono, Dip.HE., Ph.D.

2017 | Tesis | S2 TEKNIK PENGELOLAAN BENCANA ALAM

Pemecah gelombang ambang rendah (Pegar) merupakan salah satu struktur pengaman pantai yang digunakan dalam mengatasi erosi di sepanjang pantai. Sebagai sebuah struktur pengaman pantai yang baru di kaji dan digunakan di Indonesia, penggunaan struktur membutuhkan sebuah evaluasi berhasil atau tidaknya pemasangan struktur tersebut. Untuk itu dilakukan evaluasi terkait penggunaan stuktur pengaman pantai berupa Pegar. Penelitian akan dilakukan di lokasi dengan struktur Pegar yaitu di Kota Pekalongan, Kabupaten Demak dan Kabupaten Jepara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data primer berupa pengamatan langsung lokasi pelaksanaan dan pengambilan data sekunder berupa gelombang, pasang surut, dan material pantai. Melalui data tersebut diharapkan akan memberikan gambaran berhasil atau tidaknya pemasangan struktur Pegar yang telah terpasang di Kota Pekalongan, Kabupaten Demak dan Kabupaten Jepara. Pengamatan dilokasi pelaksanaan menunjukkan hasil positif berupa sedimentasi pantai dilokasi Kota Pekalongan dan Kabupaten Demak walaupun di Kabupaten Jepara mengalami kerusakan stuktur. Hal yang berpengaruh pada kondisi tersebut adalah material struktur dan pemanfaatan pantai. material stuktur menggunakan geotekstil memiliki usia pemakaian 5-7 tahun dimana kerusakan terjadi jika bersentuhan langsung dengan manusia ataupun jika terdapat material tajam menuju pantai. pada pemanfaatan pantai sebagai aktivitas berupa tambat kapal ataupun penangkapan ikan sebaiknya struktur dengan material geoteksil tidak dipasang ataupun digunakan material lain yang lebih kuat.

Submerged breakwater is one of the coastal structures used in overcoming erosion along the coast. As a new coastal breakwater structure assessed and used in Indonesia, an evaluation is needed to observe the success of that coastal breakwater in Indonesia. For that reason an evaluation is needed related to the use of this coastal structures. Research will be conducted in locations using this coastal structures such as in Pekalongan City, Demak Regency and Jepara Regency. Research will be conducted using primary data by looking at the conditions directly in the field and secondary data of wave, tidal, and coastal materials. Through existing data will provide an overview of the submerged breakwater that have been installed whether or not the application of that structures is successful in Pekalongan City, Demak Regency and Jepara District Observations at the location shows the results of sedimentation at Pekalongan City and Demak District, although in Jepara regency suffered structural damage. This condition happen because of the structure and the utilization of the beach. Materials structure using geotextiles have 5 to 7 year usage, where the damage occurs when it in direct contact with humans or if there is sharp material on the shore. when the beach used as an activity of mooring or fishing, submerged breakwater using geotextile material should not installed or it can be installed by another powerful materials that can hold the impact of direct contact.

Kata Kunci : pegar, pengaman pantai, pantai utara Jawa, breakwater

  1. S2-2017-391172-abstract.pdf  
  2. S2-2017-391172-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-391172-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-391172-title.pdf