Laporkan Masalah

MAKIAN DALAM FILM SKINS SERI 1 EPISODE 1

MUHAMMAD YAZIR, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., M.A

2017 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Tesis ini berjudul Makian dalam Film SKINS Seri 1 Episode 1. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk makian, makna makian dan faktor sosial yang mempengaruhi makian dalam film SKINS seri 1 episode 1. Data penelitian ini bersumber dari film drama remaja yakni SKINS seri 1 episode 1, dimana film ini mengambil latar belakang di Bristol, Inggris Barat Daya, dimana para penutur disana menggunakan bahasa Inggris British. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pada tahap pengumpulan data diawali dengan teknik simak dan catat. Setelah data dikumpulkan, data dianalisis berdasarkan bentuk, makna dan faktor sosial yang mempengaruhinya. Hasil analisis disajikan dalam data formal yakni tabel dan secara informal yakni deskriptif dalam bentuk kata-kata biasa yang mudah dipahami. Hasil penelitian yang pertama dalam penelitian ini ialah mengenai bentuk makian dalam film drama SKINS seri 1 episode 1. Adapun bentuk-bentuk makian tersebut dapat berupa kata (kata dasar dan kata turunan), frasa (frasa nomina, frasa verba, frasa adjektiva dan frasa preposisi), dan klausa yang hanya berbentuk klausa inti saja. Kemudian hasil penelitian yang kedua yang berkaitan dengan makna makian dalam film darama SKINS episode-1 seri-1 ialah berupa makna metaforis yang berhubungan erat dengan hal-hal taboo yang maing-masing mempunyai referen masing-masing. Adapun referen makian tersebut ialah berkaitan dengan agama (Tuhan), kategori anggota tubuh (Organ Seks), kategori aktivitas seksual, kategori skatologi , berkaitan dengan pelaku atau hasil hubungan seksual dan kategori keadaan mental. Temuan terakhir dalam penelitian ini ialah yang berkaiatan dengan faktor sosial yang mempengaruhi makian dalam film drama SKINS episode-1 seri-1. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa faktor sosial SPKN (setting & scene, participants, key and norm of interaction & interpretation), berhubungan dengan fungsi emotif dari tuturan makian itu sendiri, sehingga menyebabkan persentasi kemunculan suatu makian yang fungsi emotifnya banyak akan menimbulkan persentase penggunaan yang banyak juga.

This thesis is entitled Swearing Expression in Movie SKINS Series 1 Episode 1. This study aims to describe the forms of swearing expression, meanings of swearing expression, and the social factors that affect forms and meaning of swearing expression in movie SKINS Series 1 Episode 1. The data sources were taken from teen drama movie, namely SKINS series 1 epsiode 1, where the film setting is in Bristol, South West England, and the speakers there, used Bristish English. This study was conducted by using qualitative method. The data collecting was conducted by note-taking method. After collecting the data, the data was analysed based on the forms, meanings, and the social factors that affect it. The first finding of this study is the forms of swearing expression can be as words (basic words and derived words), phrases (noun phrase, verb phrase, adjective phrase, dan prepositional phrase), and clauses (main clause). The second finding is the meaning of swearing expression is methaporical meaning, which is close to the taboo things. The references of swearing expression are related to religion (God), sexual organs, sexual activities, scatology, the doer or the result of sexual activities, and mental state. The last finding, relates to the social factors that affect swearing expression in drama film SKINS series 1 episode 1. The social factors SPKN (setting & scene, participants, key & norm of interaction and interpretation), have correlation with emotive function, therefore it makes the percentage of using swearing expression high.

Kata Kunci : makian, bentuk, makna, faktor sosial, fungsi emotif