Kedudukan Dan Implementasi Putusan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Dalam Rangka Penegakan Kode Etik
WIBI ANDRINO, Aminoto, S.H.,M.Si
2017 | Tesis | S2 ILMU HUKUM JAKARTADewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia menjalankan fungsi legislatif di dalam sistem demokrasi Indonesia, sesuai dengan Konstitusi Republik Indonesia. Ketika menjalankan fungsi legislatif Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia tersebut, beberapa kasus dialami oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Kasus yang dialami anggota Dewan Perwakilan Daerah tersebut termasuk namun tidak terbatas pada dugaan tindak pidana korupsi serta dugaan pelanggaran kode etik lainnya. Prosedur internal dan eksternal yang dilakukan terhadap dugaan pelanggaran kode etik serta dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia terdapat di dalam Peraturan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Peraturan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia merupakan kumpulan prosedur, tata cara dan regulasi yang disepakati dan disetujui oleh para anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Jumlah pengaduan dan dugaan pelanggaran yang diadukan oleh publik/masyarakat serta aduan mana yang akan diperiksa ditentukan oleh Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia beranggotakan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, namun tidak seluruh anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia menjadi anggota Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Seluruh proses dan prrosedur pemeriksaan serta acara pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia tidak dapat diakses oleh publik. Sanksi yang diberikan oleh Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia juga tidak dapat diakses publik.
The Regional Representative Council of the Republic of Indonesia exercises the legislative function in Indonesian democracy system, in accordance with the Constitution of the Republic of Indonesia. In exercising the legislative function, several cases were experienced by the member of the Regional Representative Council of the Republic of Indonesia, including but not limited to accussation of corruption and other violation of ethical conduct. Internal and external proceedings towards violations of ethical and criminal conduct are available in accordance to the internal procedures, rules and regulations that were agreed and decided by the Regional Representative Council. The number of complaints and accusations made by public and which case were decided to examined and tried are decided by the Honorary Board of the Regional Representative Council of the Republic of Indonesia. Not all of the member to the Regional Representative Council became the member of the Honorary Board of the Regional Representative Council. The proceedings of examination and trials conducted by the Honorary Board of the Regional Representative Council are not accessible to public. Sanction given to accussations are also not publicly accessible
Kata Kunci : Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia