EFEKTIVITAS ART THERAPY DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI PADA ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
ARIFAH NUR BASYIROH, Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M. Med. Sc., Ph. D., Psikolog
2017 | Tesis | S2 Psikologi ProfesiKekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami anak-anak membuat mereka lebih rentan mengalami permasalahan emosi, perilaku, adaptasi dan kesehatan mental. Sejumlah hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan resiliensi tinggi mampu mengembangkan sikap dan pandangan positif serta kemampuan beradaptasi yang baik meskipun memiliki riwayat sebagai korban kekerasan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi art therapy terhadap peningkatan resiliensi anak korban KDRT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah single case single-subject experiment ABA design. Instrumen pengukuran resiliensi menggunakan Resilience Quotient Test (RQT) dan lembar observasi perilaku resiliensi. Data dianalisis menggunakan grafik visual dan analisis karya seni. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor RQT sebesar 27 poin disertai peningkatan intensitas perilaku resiliensi serta perubahan positif pada penggunaan warna, kualitas dan tema gambar.
Domestic violence experienced by children make them more prone to emotional problems, behavior, adaptation and mental health. Some research shows that children with high resiliency are able to develop a positive attitude, perspective and adaptability despite a history of violence. The purpose of this study was to determine the effect of art therapy intervention to increase the resiliency of children expose to domestic violence. The method used in this research is single case single-subject experiment ABA design. Resilience measurement instruments used in this research are Quotient Test (RQT) and resilience behavior observation sheet. Data were analyzed through visual analysis and artwork analysis. The results showed an increasing score in RQT (27 points) as well as the intensity of resilience behavior and positive changes in the use of color, quality and theme of the artwork.
Kata Kunci : art therapy, resiliensi, anak korban kekerasan dalam rumah tangga, single case single-subject experiment